Berita Terkini
Buteng

Deteksi Pemakai Narkoba, Ratusan ASN Buteng Mendadak Dites Urine

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 27 Desember 2019 19:23 WIB · 3 menit baca
Deteksi Pemakai Narkoba, Ratusan ASN Buteng Mendadak Dites Urine
Para ASN Buteng saat memberikan hasil urine-nya kepada petugas BNN untuk dites apakah positif atau negatif dari narkoba.

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Untuk mendeteksi penggunaan narkoba dijajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng), ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah berjuluk negeri seribu gua itu mendadak dites urine. Hasilnya, tidak ada ASN yang ditemukan positif narkoba.

Tes urine melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau yang digelar di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Buteng, setelah para ASN mengikuti apel pagi, Senin (23/12).

Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Buteng, Kasman SAP MAP, mengatakan tes urine para ASN lingkup Pemkab Buteng ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan sekali setahun. Tujuannya untuk menciptakan pemerintahan di Kabupaten Buteng yang bersih dari pemakaian obat-obat terlarang atau narkoba.

"Tes Urine ini merupakan langkah-langkah pencegahan yang kita lakukan, agar Pemkab Buteng ini bersih dari apararutnya yang menggunakan narkoba. ASN yang diperiksa kita utamakan pejabat eseleon II, disusul eselon III dan IV," tutur Kasman disela-sela pemeriksaan tes urine.

Pada tes urine kali ini, pihaknya menargetkan 250 ASN yang diperiksa. Bagi pejabat yang kebetulan masih berada diluar daerah atau tidak sempat hadir, diperintahkan ke Kantor BNN Kota Baubau untuk menjalani tes dan hasilnya akan dilaporkan pihak BNN kepada Dinkes Buteng.

"Kalau ada ASN yang ditemukan pisitif narkoba, maka kita akan laporkan kepada bupati, apakah dilakukan pembinaan atau diberikan sanksi seperti apa. Kita berharap tidak ada ASN kita yang positif narkoba," harap Kasman.

Kepala BNN Kota Baubau Alamsyah Jufri SSos MSi, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Buteng telah bekerja sama dengan BNN Kota Baubau untuk melakukan tes urine kepada para ASN Buteng. Kerja sama ini akan terus terbangun melalui sosialisasi dan penyuluhan narkoba maupun tes urine setiap tahunnya.

Tes urine dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Insruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Disusul dengan Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang fasilitas pencegahan P4GN. Dalam aturan ini, kewenangan sepenuhnya diberikan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan upaya pencegahan.

"Tes urine-nya dilakukan secara mendadak atas instruksi pak bupati untuk tidak mengumumkannya kepada jajaran Pemkab Buteng. Kabag Umum saja tidak tahu kalau hari ini kita akan lakukan tes urine di Sekretariat Daerah," ungkapnya.

Alamsyah menuturkan, dari 250 ASN yang ditargetkan Pemkab Buteng untuk dilakukan tes urine, hanya 210 ASN yang datang melakukan tes urine. "Hasilnya semua negatif narkoba dan sudah kita laporkan kepada bupati," beber Alamsyah.

Bupati Buteng H Samahuddin mengaku bersyukur dalam tes urine para ASN lingkup Pemkab Buteng yang sudah kedua kalinya dilakukan tidak ada yang positif narkoba. Kendati begitu, jika kedepannya ditemukan yang positif memakai narkoba, dirinya tidak akan mentolerir dan tidak akan segan-segan memberikan sanksi.

"Kalau ada ASN Buteng yang positif mamakai narkoba, maka kita akan tunda kenaikan pangkatnya atau turunkan pangkatnya dan lakukan pembinaan. Kalau sampai mengedarkan, maka berat juga sanksinya dan bisa jadi dilakukan pemecatan," tegasnya.

Menurutnya, upaya pencegahan narkoba kepada ASN Buteng dengan melakukan tes urine merupakan langkah yang tepat untuk menciptakan pemerintahan Buteng yang bersih dari narkoba. "Tes urine terhadap ASN Buteng untuk mendeteksi pemakaian narkoba akan kita laksanakan setiap tahun dan dilakukan secara mendadak," pungkasnya.(uzi)