TNI dan Masyarakat Teluk Lasongko Gotong Royong Gali Deker

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mendapat sambutan dan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Terbukti, kegiatan fisik penggalian Deker di Desa Teluk Lasongko, Kecamatan Lakudo, dikerjakan gotong royong antara TNI dan masyarakat, Kamis (19/10).
Hasilnya, tak sampai setengah hari sudah selesai dikerjakan. Hanya saja, ketika fondasi deker mau dikerja bahannya berupa semen, besi, dan pasir terlambat datang. Terpaksa, pembuatannya dihentikan sementara menunggu bahan-bahan tiba di tempat.
"Pengerjaan deker kita hentikan sementara setelah kita gali bersama masyarakat. Keinginan kita cepat diselesaikan, tapi bahannya belum tiba," ungkap Ketua Satgas TMMD Desa Mone dan Desa Teluk Lasongko, Kapten Inf Didi Arman kepada media ini.
Menurutnya, saat ini di Kabupaten Buteng sedang musim proyek, sehingga bahan bangunan terbatas sekali. Namun hal itu diupayakan pihaknya untuk bisa didapatkan dengan mencari ke tempat penjualan bahan bangunan lainnya.
Amatan media ini, bahan bangunan yang masih kurang tersebut nanti menjelang sore hari baru tiba di tempat. Pasir langsung di tuang di tempat penggalian, sedangkan semen dan besi disimpan di tempat yang lebih aman.
Dandim 1413 Buton Letkol Inf Davy Darma Putra, menyempatkan diri meninjau semua sasaran pekerjaan fisik di beberapa titik. Mulai dari sasaran pertama pembukaan jalan baru Labungkari-Watulea sepanjang 2,6 KM dengan lebar 10 meter, sasaran kedua rehab masjid di Desa Mone, sasaran ketiga penggalian Deuker juga di Desa Mone, termasuk sasaran keempat penggalian Deuker di Desa Teluk Lasongko tersebut.
-
Kades Teluk Lasongko Nurbaya mendampingi Dandim 1413 Buton Letkol Inf Davy Darma Putra saat meninjau penggalian deker di desanya
Dandim yang datang bersama Plt Kades Teluk Lasongko Nurbaya ke lokasi sasaran empat itu, mengucapkan terima kasih kepada Kades karena telah mengerahkan warganya membantu TNI menggali Deuker. "Alhamdulillah berkat arahan Kades dan bantuan warganya, penggalian Deuker di Desa Teluk Lasongko ini cepat diselesaikan tak sampai setengah hari," puji Dandim kepada Kades.
Menanggapi itu, Kades Nurbaya mengatakan kebiasaan gotong royong di Desa Teluk Lasongko masih terpelihara dengan baik. "Kalau masalah gotong royong, insya Allah warga kami cepat tanggap. Kami pemerintah desa hanya tinggal mengarahkan saja," katanya.
Nurbaya mengaku, empat dusun di Desa Teluk Lasongko dikerahkan 10 orang per dusun untuk membantu TNI melakukan penggalian Deuker. "Kalau bahannya sudah siap, kita akan turunkan lagi warga membangun Deukernya," pungkasnya kepada media ini.(uzi)