Dari Bincang Wisata, Sembilan Komunitas Buteng Sepakat Bentuk GenPI

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sembilan komunitas di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bersepakat membentuk wadah atau lembaga yang mendukung program pemerintah di bidang pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan di daerah berjuluk negeri seribu gua itu melalui promosi wisata.
Sembilan komunitas tersebut yakni, King Club, Motor Custom Clasic Buteng (MCCB), Kawasaki Ninja Club (KNC), Fokapo, Komunitas Musik Buteng (KMB), Komunitas Pecinta Alam (KPA) Buteng, Komunitas Pecinta dan Penikmat Kopi (Koppiko), Fotografer, plus Himpunan Mahasiswa (Hima) Buteng-Baubau.
Sesuai tujuannya mempromosikan wisata-wisata yang ada di Kabupaten Buteng, lembaga yang dipilih sembilan komunitas itu adalah Generasi Pesona Indonesia (GenPI) yang tengah gencar dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.
Melalui GenPi inilah, masing-masing komunitas akan mengejewantahkan berbagai program dan kegiatannya di tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Buteng dengan mengundang komunitas sejenisnya dari berbagai daerah sekitarnya, kemudian dishare di berbagai akun media sosial yang mereka miliki.
Sabtu (20/10) malam, sembilan komunitas tersebut "Ngopi Bareng" sambil diskusi di Wolio Cafe Desa Lanto, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng). Diskusi tersebut merupakan tindak lanjut dari bincang wisata yang mereka gelar sepekan sebelumnya di Kopi Garasi Lakudo. Dua pertemuan tersebut selalu dihadiri Kadis Pariwisata Kabupaten Buteng, Safrin ST Par.
"Diskusi kita malam ini untuk membicarakan secara teknis deklarasi GenPI yang rencananya akan kita laksanakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober nanti di obyek wisata Pantai Wantopi Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim)," ungkap Ketua Panitia Pelaksana, Arwin.
Pihaknya menyusun kegiatan itu selama dua hari dengan berkemah, sehingga akan melibatkan anak-anak Pramuka. Tanggal 27 Sore, komunitas dan Pramuka sudah berada di Pantai Wantopi mendirikan kemah masing-masing.
"Malam tanggal 27 itu kita akan isi dengan acara panggung bebas. Masing-masing komunitas silahkan menampilkan kreativitasnya dan adik-adik Pramuka bisa ikutan juga, minimal baca puisi dan seni lainnya," tutur Arwin.
Pemuda asal Mastim ini menambahkan, pada pagi harinya 28 Oktober dilaksanakan upacara dan dilanjutkan dengan deklarasi pembentukan GenPi dari sembilan komunitas. Kemudian dilaksanakan bakti sosial bersih-bersih Pantai wantopi dan kegiatan ditutup dengan doa.
"Untuk meramaikan pelaksanaan upacara peringatan sumpah pemuda, kita akan undang lembaga dan organisasi kepemudaan maupun stake holder yang ada di Kabupaten Buteng," tutupnya.
Kadis Pariwisata Kabupaten Buteng Safrin, mengaku sangat mengapresiasi ide cerdas dan langkah para pemuda Buteng yang tergabung dari berbagai komunitas tersebut membentuk GenPi untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Buteng. Hal itu menjadi energi baru bagi Dispar Buteng untuk terus berbuat memajukan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan dalam visi misi pemerintahan Samahuddin-La Ntau (samaTau).
"Ukuran majunya pariwisata di daerah itu dilihat dari seberapa banyak jumlah wisatawan yang masuk di daerah tersebut. Sehingga harus banyak promosi dan itu bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata saja, tapi semua komponen harus mengambil peran serta," ungkapnya.
Menurutnya apa yang dilakukan pemuda Buteng melalui komunitas-komunitasnya menunjukan adanya aksi lapangan, tidak lagi hanya duduk nongkrong manis ngopi menghabiskan waktu. "Saatnya komunitas yang ada di Buteng beraksi mempromosikan wisata di daerahnya. Era digital ini harus dimanfaatkan sebagai cara dan jalan cepat mempromosikan wista Buteng oleh komunitas dan lainnya melalui peran mereka masing-masing," pungkasnya.(uzi)