Berita Terkini
Muna

KPU Mubar Gelar Sosialisasi Pemilu

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 22 Oktober 2018 14:04 WIB · 2 menit baca
KPU Mubar Gelar Sosialisasi Pemilu
KPU Mubar saat melakukan sosialisasi pemilu kepada masyarakat

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Jelang pemilihan presiden dan wakil presiden, serta pemilihan calon anggota legislatif (Pilcaleg), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna Barat (Mubar) gencar melaksanakan sosialisasi di kalangan masyarakat umum, utamanya kepada pemilih pemula.

Banyak hal yang dilakukan KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih, salah satunya sosialisasi pendidikan pemilih berbasis keluarga. Jadi KPU mengadakan pendekatan keluarga. Sosialisasi tersebut sudah mulai dihelat di Desa Maginti, Kecamatan Maginti, Mubar, Sabtu (20/10).

Komisioner KPU Mubar, LM Nuzul Ansi mengatakan, sosialisasi dengan pendekatan kekeluargaan dinilai sangat efektif, dimana ada keterlibatan sistem kekeluargaan dalam menyampaikan mengenai pentingnya memilih.

"Masyarakat kita ini kan rumpun keluarga. Jika mereka dilibatkan dalam penyampaian pemilihan, maka pasti tersistematis pada yang lain. Karena akan saling menyampaikan mengenai pentingnya memilih," ungkapnya.

Selain itu kata dia, kegiatan ini merupakan salah satu program strategis untuk memberikan pendidikan pemilih secara menyeluruh. Dimana semua segmen tergabung dalam satu institusi keluarga, baik itu pemilih pemula, pemilih disabilitas, pemilih perempuan dan kelompok marginal.

"Pendidikan pemilih berbasis keluarga ini salah satu bagian penting yang harus jadi perhatian KPU demi terciptanya pemilih cerdas untuk pemilu yang berkualitas. Kemudian juga, harus jadi perhatian Parpol sebagai peserta pemilu, serta pemerintah daerah sebagai stakeholder," ujarnya.

Dalam Pemilu serentak 2019, KPU Mubar mencanangkan gerakan sadar Pemilu. Seluruh warga negara harus menyadari perannya masing-masing dalam proses berdemokrasi. "Memberikan penyadaran pemilu yang paling mudah, harus dimulai dari kelompok terkecil dan mendasar di masyarakat," tuturnya.

Dikatakan, keluarga adalah ujung tombak pembentukan karakter, pola berpikir hingga perilaku. Keluarga juga mempunyai kewenangan besar membentuk sebuah pemahaman serta sikap. Karena itu, dengan program strategis ini KPU yakin mampu membentuk pemilih cerdas yang bisa menentukan pilihan terbaik pada saat pemilihan nanti.

"Kita jadikan pemilu serentak nanti, sebagai bagian dari kebutuhan masyarakat. Pemilu harus dijiwai bersama demi terwujudnya masyarakat yang demokratis dan berdaulat dalam berpolitik," tukasnya. (p5)