Berita Terkini
Buteng

Ringankan Kerja Tetangga, TMMD Buteng Bantu Kupas Jambu Mete

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 23 Oktober 2018 16:04 WIB · 2 menit baca
Ringankan Kerja Tetangga, TMMD Buteng Bantu Kupas Jambu Mete
Satgas TMMD Buteng membantu tetangga keluarga asuhnya mengupas biji jambu mete di Desa Mone, Kecamatan Lakudo.

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Hidup bersosial dengan masyarakat sekitarnya ditunjukan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Sepulang kerja dari sasaran kegiatan, mereka menyempatkan diri membantu pekerjaan keluarga asuhnya termasuk tetangga di sekitarnya.

Seperti Satgas TMMD dengan sasaran kegiatan rehab masjid di Al-Miftahul Jannah di Desa Mone, Kecamatan Lakudo. Di tetangga keluarga asuh mereka, ada ibu-ibu yang bekerja sebagai buruh pengupas kulit jambu mete.

Adalah Teti Arni (32) yang membantu orang tuanya membelah biji jambu mete setiap harinya. Satu kilogram jambu mete, jasanya dihargai Rp 2.500 dari juragan jambu mete. Dengan alat Kacipannya yang sederhana, ia bisa membelah biji jambu mete sampai 10 Kilogram setiap harinya.

Setelah bijinya dibelah, isi jambu mete tersebut kemudian dikupas lagi kulitnya dengan cara dipanaskan. Biji-biji jambu mete yang dibelah diletakan dalam sebuah wadah rata dari kuningan, di mana di bawahnya dipanaskan dengan api menggunakan tungku dari kulit luar jambu mete sebagai pengganti kayu bakar.

Dengan cara itu, kulit dalam isi jambu mete tadi akan merekah karena panas, sehingga dengan mudah dapat dibersihkan. "Alhamdulillah, dengan bantuan anggota TNI pekerjaan saya menjadi ringan. Hasil kerja saya lebih banyak dan cepat," tuturnya saat duduk kumpul bersama TNI di balai-balai rumahnya, Senin (22/10).

Dengan dibantu anggota TNI tersebut, pekerjaannya menjadi santai dan tidak terasa karena selalu diselingi dengan kelakar dan tawa bila anggota TNI bercerita hal-hal lucu. "Kalau bisa TNI yang tinggal di Desa Mone ini jangan cepat-cepat pulang, karena kebersamaan dengan mereka sangat berkesan sekali," harap Teti.

Saat media ini melihat secara dekat kerja Teti Arni, bersama orang tuanya dan ibu-ibu tetangga lainnya mereka sedang dibantu tiga anggota Satgas TMMD. Mereka adalah Prada Alfi dari Satuan Angkatan Udara (AU) Haluoleo Kendari, Pratu Muh Salim dari kesatuan yang sama, dan Prada Iskiya Rayona dari Satuan 725 Woroagi Kodim 1413 Buton asal Papua.

Prada Alfi mengaku membantu mengupas kulit jambu mete tersebut sebagai pengalaman barunya, karena di daerah asalnya di Jawa belum pernah melihat proses belah jambu mete dan mengupasnya hingga bersih. "Nanti di sini baru tahu kalau jambu mete yang biasa kita beli sekilo perbungkusnya itu, prosesnya dibelah dan dikupas seperti ini," akunya.

"Kita bantu-bantu untuk mengisi waktu saja sebelum pergi mandi ke sumur setelah pulang kerja dari rehab masjid. Anggap saja sebagai penghilang rasa lelah, setelah seharian kerja di lokasi sasaran TMMD. Apalagi kerja sambil cerita lucu-lucu dengan bahasa daerah yang sama," tutur Pratu Muh Salim asal Raha, Kabupaten Muna.(uzi)