Samsul: Ketemu Bupati Sebaiknya Ikuti Etika Keprotokoleran

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Setelah beberapa kali dihubungi rekan media pasca terbit berita "Ajudan Bupati Buteng Usir Ketua HPI dan Perwakilan Buteng Community", untuk mendapatkan klarifikasi dan hak jawabnya terkait berita tersebut, akhirnya nomor kontak ajudan Bupati Buteng Syamsul Azril dapat tersambung pukul 22.31 Wita, Kamis (25/10) malam.
Dari penuturannya, pria yang akrab disapa Urhab ini mengaku tidak dihargai sebagai ajudan saat Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dan beberapa perwakilan dari sembilan komunitas di Buteng serta Hima Buteng Baubau hendak menemui Bupati Buteng, H Samahuddin di kantornya, Kamis (25/10) sore.
Menurutnya, berdasarkan tata cara keprotokoleran setiap tamu atau masyarakat yang hendak menemui bupati di kantornya, sebaiknya melapor terlebih dahulu kepada ajudan agar tujuannya diketahui sehingga mudah disampaikan dan dilaporkan kepada bupati.
"Selama ini, seperti itu yang saya lakukan sebagai ajudan kepada tamu siapapun yang hendak ketemu bupati. Kalau pun bupati masih ada tamunya, kita sampaikan menunggu dulu. Ini yang dilakukan teman-teman komunitas dan HPI langsung-langsung saja tanpa melapor dan berkomunikasi sebelumnya dengan ajudan. Berarti saya tidak dihargai sebagai ajudan bupati," tuturnya.
Dengan kondisi yang tidak mengenakan tersebut, akhirnya secara spontan ia meminta Ketua HPI dan komunitas Buteng untuk keluar. "Saya tidak mengusir seolah-olah sangat kasar seperti yang diberitakan. Saya hanya menyuruh mereka keluar saja dan menyampaikan bupati masih ada tamunya di dalam," bebernya.
Urhab mengaku sangat menyayangkan dengan sikap dan etika dari adik-adiknya tersebut yang beberapa diantaranya masih ada hubungan keluarga. "Bagusnya kalau mereka komunikasi dari awal dulu. Padahal mereka tahu juga nomor telepon saya," imbuhnya.
"Saya tidak punya niat dan maksud menghalangi teman-teman, tapi tolong juga hargai saya sebagai ajudan yang wajib menjaga keselamatan bupati sebagai kepala daerah. Sehingga ketika ada tamu, kita pasti akan tanya apa keperluannya. Bukan main serobot-serobot saja, sekalipun kita saling kenal. Anda hargai saya, saya pun akan lebih menghargai anda," pungkasnya.(uzi)