Buteng Segera Miliki Peta Digital dari BIG

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) akan segera memiliki peta digital yang akan dikeluarkan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam waktu dekat ini. Tim BIG sendiri membutuhkan waktu 20 hari dalam mengumpulkan data dan melakukan survey di tujuh kecamatan yang ada.
Ketua Tim BIG Yogi Utama mengatakan, peta digital yang akan dibuat pihaknya tersebut memiliki skala rinci dengan tingkat ketelitian resolusi berskala 1:5.000. Dengan skala tersebut, posisi bangunan akan terlihat jelas.
"Kita sudah lakukan survey tujuh kecamatan di Kabupaten Buteng ini selama 20 hari. Setelah ini datanya kita akan bawa di laboratorium BIG pusat untuk kita buatkan peta data dan penyelarasan datanya," ungkap Yogi bersama Bupati Buteng H Samahuddin ditemui di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Buteng, pekan lalu.
Menurutnya, peta digital ini sangat diperlukan dalam menunjang perencanaan pembangunan dan mempermudah pemerintah mengetahui data jaringan jalan, bangunan, pengembangan transportasi, pengembangan pertanian dan perikanan, dan pengembangan pembangunan lainnya.
"Kegunaan lainnya, peta digital ini bisa diakses siapa saja secara online. Sehingga bila mencari bangunan, jalan, atau lokasi wisata yang akan dikunjungi di Kabupaten Buteng bisa dilihat dalam peta digital ini," jelas Yogi.
Hanya saja, yang masih menjadi kendala pihaknya saat ini masih ada sebagian desa antara satu dengan desa lainnya belum memiliki kepastian tapal batas. "Ini mungkin yang harus secepatnya diselesaiakan Pemkab Buteng, supaya bisa masuk dalam perampungan pembuatan peta digital ini," harapnya.
Terkait kendala ini, Bupati Buteng H Samahuddin berjanji akan segera merampungkannya dengan memerintahkan para camat untuk mengkoordinasikan desa yang ada di wilayahnya untuk menentukan tapal batas masing-masing.
"Kebetulan hari ini ada sosialisasi program nasional penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) yang dihadiri para camat dan kepala desa. Nanti saya akan sampaikan untuk menyelesaikan tapal batas bagi desa-desa yang belum ada kesepakatannya," singkatnya.(uzi)