Penggalian Tiang Listrik Baru di Lakudo, Mundur Tujuh Meter dari Pinggir Jalan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin mewarning kepada para pekerja PLN yang melakukan penggalian untuk pemasangan tiang listrik baru di sepanjang jalan Lakudo, agar mundur tujuh meter dari pinggir jalan atau lima meter dari tiang listrik lama.
Alasannya, saat ini Pemkab Buteng melaksanakan program pelebaran jalan termasuk persiapan pelebaran jalan provinsi di poros Lakudo. Sehingga, dari sekarang sudah harus dilakukan perencanaan untuk tidak membangun di pinggir jalan, utamanya penggalian dan pemasangan tiang listrik baru.
Warning ini disampaikan bupati karena melihat lansung galian tiang listrik di depan kantor bupati atau samping Garasi Kopi. Galian itu persis di pinggir jalan, sementara keinginan bupati harus di dalam pagar dengan jarak lima meter dari tiang listrik lama.
"Kalau galiannya di pinggir jalan seperti ini, pasti kita akan kerja dua kali kalau terkena pelebaran jalan nanti. Harusnya pihak PLN kalau ada pekerjaan baru seperti ini, koordinasikan dengan pemerintah daerah yang hari ini punya program pelebaran jalan," tandasnya.
Begitu pula dengan penggalian dan pemasangan tiang-tiang listrik baru di beberapa titik jalan poros lainnya. "Rencana kita itu lebar jalan poros utama sampai 15 meter. Jadi, sudah bisa diperhitungkan kalau ada pemasangan tiang listrik baru harus mundur sampai tujuh meter dari pinggir jalan," harapnya.
Sementara itu, Kepala PLN Rayon Mawasangka Dambar saat dihubungi via telepon selullernya mengaku akan menyampaikan himbauan bupati tersebut kepada perusahaan rekanan yang melakukan penggalian dan pemasangan tiang listrik baru tersebut.
"Nanti kami sampaikan kepada pihak perusahaan yang menggali dan memasang tiang listrik baru tersebut. Termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk pemasangan di titik-titik jalan lainnya. Terima kasih sudah diinformasikan kepada kami," tutupnya.(uzi)