Angin Puting Beliung Terjang Atap Masjid dan Enam Rumah Warga Buteng

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Angin puting beliung yang melanda Desa Walando dan Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Rabu (7/11/2018), pukul 14.00 wita, tak hanya merusak atap enam rumah warga. Atap masjid dan pagar SMAN 1 Gu juga rusak.
Sebelum menerpa Kelurahan Watulea, angin puting itu terlebih dahulu menerbangkan atap salah satu warga Desa Walando Ruhana (43) dan menerpa sebagian atap rumah Camat Gu Amir. "Kalau atap rumah pak camat hanya terangkat saja sebagian. Tapi rumah Pak Ruhana diterbangkan semua atap sengnya," ungkap Kades Walando Mursidi.
Untuk sementara, Pak Ruhana bersama isteri dan kedua anaknya diungsikan dulu di Gedung Sanggar Seni Desa Walando yang tak jauh dari rumah mereka. Sementara atap rumah camat yang terangkat sudah diperbaiki dan dirapikan kembali.
"Pasca kejadian, saya dan ibu desa bersama warga lainnya bergotong royong mengamankan dan mengangkat barang elektronik milik Pak Ruhana ke Gedung Sanggar Seni. Sementara barang-barang lainnya kita tutupkan dengan tenda yang dipinjamkan dari Dinas Sosial Kabupaten Buteng," tutur Mursidi.
Rencananya, hari ini (Kamis, 8/11) warga Desa Walando akan begotong royong lagi memasangkan atap rumah Ruhana yang diterbangkan angin puting beliung. "Setelah itu, kita akan mengelar doa tolak bala bersama agar bencana serupa ataupun bencana lainnya tidak menimpa Desa Walando," cetusnya.
Dari Desa Walando, angin puting beliung kemudian menuju Kelurahan Watulea. Mula-mula merobohkan sebagian pagar SMAN 1 Gu dan selanjutnya menerjang atap teras masjid sekolah tersebut hingga terangkat sebagian. Tiga buah rumah di belakang masjid tersebut tak luput dari sasaran, dimana atap rumah mereka juga terangkat.
"Kalau di Kelurahan Watulea, angin puting beliung tadi merobohkan pagar dan merusak atap teras masjid. Kemudian empat buah rumah warga yang hanya terangkat sebagian, tiga diantaranya merupakan rumah purnawirawan TNI," beber Lurah Watulea Muksin.
-
Rumah warga Desa Walando yang atapnya diterbangkan angin puting beliung
Keempat rumah warganya tersebut, langsung diperbaiki pasca kejadian yang dibantu Satgas TNI Manunggal membangun Desa (TMMD). "Kalau masjid menurut pengurusnya akan diganti sekalian dengan rangka baja," katanya.
Saat ini pihaknya sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai musibah puting beliung yang menimpa warganya. "Kami sudah laporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, supaya ada penanganan meskipun kerusakan yang ditimbulkan tidak separah di Desa Walando," pungkasnya.
Muksin menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan siaga menghadapi musim peralihan dari kemarau ke penghujan seperti sekarang ini. "Tadi awalnya awan tebal, kemudian datang angin kencang yang menimbulkan angin putin beliung dan setelah itu turun hujan," tutupnya.(uzi)