KemenPAN-RB Beri Lampu Hijau Turunkan Passing Grade

PUBLIKSATU, MUNA - Minimnya peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS yang memenuhi passing grade ternyata terjadi diseluruh Indonesia. Hal tersebut sudah diketahui oleh KemenPAn-RB. Nah, agar formasi-formasi di daerah seluruhnya terisi, KemenPAN-RB akan melakukan langkah-langkah konkrit.
Langkah apa saja yang akan dilakukan?
Untuk memastikan itu, Komisi I DPRD Muna melakukan konsultasi di KemenPAN-RB, Jumat (9/11). Dari hasil konsultasi itu, Kementrian yang dipimpin Syafruddin itu memberi lampu hijau menurunkan nilai passing grade.
La Irwan, Anggota Komisi I mengaku belum tahu persis berapa nilai passing grade yang nantinya akan ditetapkan. Hanya saja berdasarkan pertemuan dengan Kepala Media Center KemenPAN-RB, Wasito apa yang menjadi keluhan daerah semuanya dicatat sebagai masukan yang akan dibahas bersama Panselnas usai SKD berlangsung.
"Intinya ada dua, kalau bukan passing grade diturunkan, akan dilakukan perengkingan," katanya.
Selain penurunan passing grade itu, Irwan juga berharap kuota formasi yang tidak terisi agar tidak dihilangkan. Karena, sudah barang pasti daerah dirugikan mengingat, untuk pelaksanaan SKD itu, Pemkab bersama DPRD telah menganggarkan sebesar Rp 680 juta.
"KemenPAN-RB memahami itu, karena bukan saja di Muna, tapi seluruh Indonesia. Makanya, akan dievaluasi," ungkapnya.
Sementara itu, pelaksanaan SKD di Muna telah berakhir. Dari 2407 peserta, yang memenuhi passing grade hanya 36 orang. Yang lulus itulah yang akan dilaporkan pada KemenPAN-RB untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. (cr1)