Sultra

Ali Mazi Ingin Benahi Eks MTQ

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 17 November 2018 18:04 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Ali Mazi Ingin Benahi Eks MTQ
Kondisi kawasan MTQ yang terkesan kumuh. Gubernur Sultra, Ali Mazi bertekad membenahi maha karyanya.

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra, Ali Mazi gundah melihat kondisi terkini maha karyanya saat menjabat gubernur pada periode pertama, kawasan MTQ. Kesan jorok dan kumuh mewarnai kawasan tersebut.

Gubernur Sultra, Ali Mazi ingin kawasan itu dibenahi dan tertata rapi. Tandem Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas itu sudah mengistruksikan jajarannya agar dilakukan penataan kembali kawasan MTQ. Menurutnya, aset daerah yang dibangunnya di periode pertamanya (2003-2008) itu sudah beralih fungsi. Semula menjadi kawasan wisata religi, kini menjadi kawasan kuliner dan tidak beraturan.

“Sekarang saya lihat tempat itu jadi jorok. Tidak tertata, tidak ada tanda-tanda orang mau nyaman berwisata di sana. Padahal namanya ruang publik mesti menarik dan tidak boleh kotor,” ujar Gubernur Sultra, Ali Mazi, Jumat (16/11/2018).

Dia pun menginginkan lokasi itu kembali ditata menjadi sebuah kawasan yang patut dibanggakan sebagai ikon daerah.

“Saya mau buat tempat publik itu terintegrasi. Malah saya akan bangun perpustakaan besar di MTQ itu, supaya terintegrasi. Ini kan berada di pusat kota kita, ikon daerah kita. Jadi benar-benar harus mengesankan kalau orang berkunjung,” katanya.

Makanya lanjut dia, harus didesain lagi dan dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai lokasi wisata di jantung kota. “Saya sudah pikirkan. Tahun depan dikerjakan lagi. Kita percantik kawasan itu, supaya elok dipandang,” tukas Ali Mazi.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra, Pahri Yamsul mengungkapan saat ini desain MTQ sedang disiapkan rekanan.

“Memang ada empat program infrastruktur kita tahun depan. Salah satunya adalah penataan kembali kawasan MTQ. Tamannya dirapikan, kuliner itu kita atur lagi. Gambarnya sedang disiapkan, dan tahun ini kita lelang,” ujar Pahri Yamsul, kemarin. (lyn/b)

Bagikan