Dinsos Mubar Latih Anggota Tagana
Bagikan

PUBLIKSATU, MUNA BARAT -Ancaman terhadap segala bencana alam yang timbul, nampaknya bukan hanya tanggung jawab dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muna Barat (Mubar). Namun Dinas Sosial (Dinsos) Mubar juga memiliki tanggung jawab yang sama.
Dinsos Mubar, menggelar pelatihan penanggulangan bencana bagi anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jumat (16/11) dihalaman kantor Dinsos Mubar. Turut hadir Danramil Tiworo Kepulauan (Tikep), Syarifudin sebagai pengarah praktek pemasangan tenda pengungsi bagi anggota tagana.
Kepala Dinsos Mubar, La Ode Takari mengatakan, kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas anggota tagana dalam menangani ancaman bencana. Utamanya bencana alam seperti kebakaran dan musibah banjir.
"Kegiatan pelatihan ini merupakan kali kedua. Tahun 2017 lalu juga, Dinsos Mubar menggelar kegiatan yang sama. Jadi ini sudah menjadi agenda tahunan bagi kami,"ungkap, La Ode Takari.
Katanya, anggota ini akan selalu menjalin koordinasi, komunikasi, kepada sesama anggota untuk selalu tanggap terhadap bahaya bencana yang melanda wilayah Mubar. Jika ada kejadian yang mengancam keselamatan masyarakat dan daerah akibat bencana, mereka harus sigap untuk melakukan penanganan dan pengamanan.
"Makanya peserta harus betul-betul serius dalam memperhatikan materi saat pelatihan ini. Baik itu dalam bentuk teori maupun praktek lapangan. Karena segala tindakan mereka saat melakukan penanganan dan pengamanan disampaikan saat pelatihan ini,"katanya.
Anggota tagana lanjutnya, harus benar-benar memahami tugas. Ia mengingatkan kepada mereka bahwa anggota tagana itu adalah relawan dan harus memiliki rasa kepedulian serta aktif dalam penanggulangan bencana. Dalam keadaan apapun mereka harus rela menolong bagi yang terkena dampak musibah.
"Rasa kepedulian mereka dalam menangani bencana harus ditunjukan secara serius. Mereka harus mengetahui rencana dan tugas yang akan dilakukan sebagai anggota tagana. Kemudian mampu bekerja secara tim,"ujarnya.
Ia berharap agar anggota tagana ini bisa selalu tanggap terhadap segala bencana yang terjadi. Selayaknya selalu hadir membantu masyarakat yang terkena musibah baik banjir, kebakaran atau yang lainya. Rasa kepedulian terhadap yang terkena dampak harus ditegakan.
"Kegiatan ini juga dilakukan mengantisipasi ancaman banjir saat musim penghujan nanti. Diprediksi Desember nanti, sudah akan memasuki musim penghujan. Saya harapkan kepada anggota tagana agar selalu siap dan tanggap terhadap ancaman bencana," terangnya.(p5)