Polres-Muhammadiyah Muna Deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Berita Hoaks

PUBLIKSATU, MUNA - Polres dan organisasi islam Muhammadiyah Muna menggelar deklarasi pemilu aman, damai, sejuk serta menolak berita hoax dan ujaran kebencian. Deklarasi itu diselenggarakan bertepan dengan Musda Ke-II Muhammadiyah.
Dalam deklarasi tersebut dihadiri oleh Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga, pengurus DPW Muhammadiyah Sultra, Musadar Mappasomba, Ketua Muhammadiyah Muna, LM Baharuddin dan para pengurus.
Musadar mengapresiasi langkah Polres Muna dalm menjaga Kamtibmas di tahun politik ini. "Kita apresiasi terobosan pak kapolres. Semoga Pemilu di Muna berjalan aman dan damai, " kata mantan Wakil Walikota Kendari itu.
LM Baharuddin menerangkan, Muhammadiyah akan mendukung semua program-program yang dapat mencerdasakan kehidupan bangsa. Apalagi, Muhammadiyah lebih tua dari negeri ini. Muhammadiyah juga memerlukan daerah. Begitu juga sebaliknya. "Muhammadiyah adalah gerakan pencerahan kehidupan bangsa yang memiliki visi sama di daerah untuk menciptakan Muna yang sejahtera, adil, makmur, berdaulat dan bermartabat, " kata mantan bupati Muna itu.
Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga berharap dukungan dari masyarakat, organisasi dan seluruh komponen untuk bersama-sama sebagai penyejuk dalam pelaksanaan Pemilu sehingga dapat berjalan baik, aman, tertib dan damai. "Kami sangat apresiasi pada Muhammadiyah yang siap mendukung kinerja Polri dalam menjaga Kamtibmas, menyukseskan Pemilu dan menolak berita hoax serta ujaran kebencian, " ungkapnya.
Agung tak menafikan, menjelang pesta demokrasi ini, banyak berita hoax san ujaran kebencian yang disebarkan melalui jejaring media sosial. Nah, untuk mendeteksi itu, Polri telah membentul tim ciber yang memantau di media sosial. "Hati-hati gunakan media sosial. Kalau ada yang ditemukan menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian, akan diproses hukum, " imbuhnya. (cr1)