Berita Terkini
Buteng

Jalan Poros Lombe-Tolandona Mulai Dihotmix, Terakhir Diaspal Zaman Gubernur Kaimuddin

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 19 November 2018 13:10 WIB · 2 menit baca
Jalan Poros Lombe-Tolandona Mulai Dihotmix, Terakhir Diaspal Zaman Gubernur Kaimuddin
Jalan poros Lombe-Tolandona yang sudah diaspal Hotmix

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Masyarakat Kabupaten Buton Tengah (Buteng) akhirnya bisa merasakan berkendara di jalan yang beraspal Hotmix seperti halnya di jalan-jalan kota besar metropolitan. Tinggal menelusuri saja jalan poros Lombe-Tolandona yang sudah mulai diaspal hari ini, Sabtu (17/11/2018), masyarakat sudah bisa merasakan bagaimana aspal Hotmix itu.

"Alhamdulillah, jalan poros Lombe-Tolandona yang dikeluhkan masyarakat selama ini sebagai jalan paling rusak di Buteng sudah mulai diaspal dengan kualitas yang bagus, yakni aspal Hotmix seperti yang sudah dijanjikan pak bupati," ungkap warga Lombe, Yayo (45), saat menyaksikan proses pengaspalan hotmix di titik nol jalan poros Lombe-Tolandona.

Masyarakat Kecamatan Gu, kata dia, sangat menyambut baik program pemerintahan Samahuddin-La Ntau (SamaTau) yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di tahun pertama dan keduanya sebagai bupati dan wakil bupati pertama yang dipilih rakyat Buteng.

"Saya kira ini menjadi bukti dari kinerja SamaTau bahwa janjinya sudah ditepati dan secara tidak langsung menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintahan SamaTau," tukasnya.

Menurut Ketua Pemuda Bombonawulu ini, dengan adanya pengaspalan poros Lombe-Tolandona akses transportasi masyarakat dari kampung ke kampung menjadi lancar. Para petani dan pengusaha kecil tidak berpikir lagi dua kali memasarkan hasil pertanian dan usaha kerajinannya ke kota seperti dulu yang jalannya rusak parah.

"Kalau jalannya sudah diaspal seperti ini, tentu transportasi menjadi lancar dan imbasnya perputaran ekonomi juga di masyarakat menjadi lancar," tandasnya.

Yayo memberkan, jalan poros Lombe-Tolandona terakhir diaspal pada zamannya Gubernur Sultra, Kaimuddin di tahun 90-an silam. Adapun pengasapalan setelah itu, hanya tempelan-tempelan saja dan itu tidak bertahan lama sudah rusak lagi, sehingga tidak memuaskan masyarakat.

"Kalau aspal Hotmix yang dikerjakan di pemerintahan SamaTau ini, saya kira siapa pun dia akan mengatakan kualitasnya bagus. Kalau kualitasnya sudah bagus, sudah pasti akan memberikan kepuasan kepada masyarakat," timpalnya.

Sementara itu, salah satu pekerja bernama Idin (25) yang sementara menyiramkan ter hitam di badan jalan mengaku ada perlakukan khusus dalam pengaspalan Hotmix ini. "Sekarang kita lagi lakukan Prinkot atau Emulsi ke badan jalan sebagai pelekat aspal nantinya," katanya.

Setelah itu, pihaknya menunggu lagi material aspalnya untuk dihamparkan ke atas ter hitam. Kemudian digemburkan dengan ketebalan 7 cm untuk mendapatkan pemadatan aspal dengan ketebalan 5 cm. "Hari ini jalan poeos Lombe-Tolandona kita sudah mulai Hotmix sebagaimana perintahnya pak bupati tiga hari lalu," singkatnya.

Pantauan media ini, Minggu (18/11) sore, pengaspalan hotmix jalan poros Lombe-Tolandona sudah mencapai kurang lebih 2 KM atau sudah melewati MTs Swasta Lombe.(uzi)