Ini Jumlah Kelulusan Passing Grade Tes SKD Pada Formasi CPNS Buteng

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Usai sudah Computer Assisted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dilaksanakan selama delapan hari dengan 36 sesi yang diikuti 6.960 peserta. Hari terakhir ditutup dengan kelulusan dua orang peserta, Senin (19/11).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buteng Samrin Saerani, menuturkan ada 7.070 pelamar CPNS Buteng yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Namun, tercatat ada 110 pelamar yang tidak hadir mengikuti ujian. Sehingga yang mengikuti ujian sebayak 6.960 peserta.
"Ada yang terlambat, sehingga tidak bisa dimasukan dalam ruang ujian. Ada yang salah sesi jadwal ujiannya, seharusnya sesi pertama tapi datang pada sesi kedua. Bahkan ada yang salah hari, mestinya hari Selasa tapi dia datang hari Jumat. Hal itu lantaran ada yang kebetulan sama dengan namanya, kemudian tidak mengecek dengan baik NIK dan nomor pesertanya," beber Samrin.
Dari 9.960 peserta yang mengikuti tes SKD tersebut, hanya 95 orang saja yang lolos passing grade. Rinciannya, 10 orang tenaga guru, 77 tenaga kesehatan, dan 8 tenaga teknis. Padahal, kuota CPNS Buteng sebanyak 500, terbagi 275 untuk tenaga guru, 177 tenaga kesehatan, dan 48 tenaga teknis.
"Dari 95 orang yang lolos passing grade, hanya formasi bidan saja yang kelulusannya melebihi kuota. Ada 53 orang yang lolos, sementara kuotanya hanya 25 saja," ungkap Samrin.
Berbeda dengan formasi lainnya, tidak ada yang melebihi kuota. Bahkan, ada formasi yang masih kosong. Utamanya tenaga guru, masih banyak yang masih kosong. Padahal, tenaga guru ini paling banyak dibuka formasinya yakni dua kali lipat dari kebutuhan tenaga kesehatan.
Samrin berharap, wacana perengkingan hasil tes SKD bagi peserta yang belum memenuhi passing grade benar-benar diterapkan pemerintah pusat untuk mengisi banyaknya kekosongan formasi CPNS di daerah. "Hasil tes SKD CPND Buteng ini setelah ditanda tangani bupati, kita akan bawa dan laporkan ke BKN pusat sekaligus kita konsultasikan bagaimana sistem perengkingannya nanti," tukasnya.
Magister Pendidikan Matematika ini memprediksi, sistem perengkingannya nanti ditambah sampai kelipatan tiga dari kuota formasi yang ada. Misalkan kuotanya dua orang, maka formasi bidang tersebut harus ada enam orang. Kalau yang lolos passing grade hanya satu orang, maka tambahan yang lima orangnya diambil dari hasil perengkingan.
"Enam orang inilah yang nantinya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Bisa saja dia yang tadinya lolos passing grade SKD, tidak lolos atau gugur di SKB. Karena persentase kelulusan untuk menjadi CPNS itu, 40 persen SKD dan 60 persen SKB," jelasnya.
Maka itu, putra Kecamatan Mawasangka tengah (Masteng) ini mengingatkan kepada peserta yang lolos SKD untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tes SKB nanti. "Kalau formasi yang sudah melebihi kuota seperti Kebidanan itu, dia langsung tes SKB dan tidak perlu dirangking seperti yang masih kekosongan kuota," paparnya.
Ditanya, kapan ujian SKB tersebut dilaksanakan? pria murah senyum ini mengaku masih menunggu informasi penetapan jadwal dari BKN.(uzi)
Berikut jumlah kelulusan passing grade hasil tes SKD dari masing-masing formasi CPNS Buteng:
1. Guru Kelas Ahli Pertama 2
2. Guru Bahasa Inggris Ahli Pertama 2
3. Guru Matematika Ahli Pertama 2
4. Bidan Terampil 53
5. Analis Hasil Pengawasan dan Pengaduan Masyarakat 1
6. Dokter Ahli Pertama 2
7. Perawat Terampil 17
8. Guru Ipa Ahli Pertama 2
9. Pengelola Program Gizi 1
10.Pengelola Obat dan Alat-Alat Kesehatan 2
11.Guru Bahasa Indonesia Ahli Pertama 2
12.Pengelolaan Kepegawaian 1
13.Perawat Ahli Pertama 2
14.Analis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan 2
15.Pearawat Gigi Terampil 1
16.Nutrisionis Ahli 2
17.Pengelola Data Statistik 1