Pekerjaan Jembatan di Marobea tidak Transparan
Bagikan

PUBLIKSATU, MUBAR - Banyak pekerjaan proyek di Kabupaten Muna Barat (Mubar) statusnya tidak jelas. Salah satunya proyek pekerjaan jembatan yang ada di Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi. Proyek itu tidak diketahui pemiliknya dan biaya yang digunakan karena terlihat tidak memiliki papan nama proyek.
Kepala Bagian Pembangunan Setkab Mubar, Abdul Azis Kolewora mengatakan, setiap pekerjaan proyek wajib memiliki papan nama proyek. Sebab, di dalam RAB kontrak ada nomengklatur pemasangan papan nama proyek.
"Pemasangan papan nama proyek di setiap lokasi kegiatan itu wajib. Apalagi di dalam RAB ada nomengklatur. Pemilik proyek harus memasang papan nama di sekitar lokasi pekerjaan. Kalau tidak ada papan namanya, berarti dokumennya sudah tidak utuh," ungkapnya.
Katanya, papan proyek itu sebagai identitas dilaksanakannya pekerjaan. Sehingga dari situ juga diketahui oleh masyarakat bahwa ada pekerjaan proyek yang secara keseluruhan mengambarkan jenis pekerjaan, besaran anggaran dan sumber dana.
"Makanya, jika pekerjaan jembatan di Marobea itu tidak mempunyai papan proyek berarti pengelolaannya sudah tidak transparan. Kita akan perintahkan kepada dinas terkait melalui PPK kegiatan untuk mengawasi di lapangan dan memerintahkan kepada pemenang tender untuk memasang papan nama," katanya.
Pekerjaan jembatan yang terletak di depan Puskesmas Marobea itu merupakan anggaran tahun 2018 ini. Jembatan tersebut memotong kali Soga. Meski sudah mendekati tutup tahun, tetapi pekerjaan belum selesai. Terlihat pekerjaan sementara dihentikan.
"Proyek itu melekat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mubar. Saya juga belum mengetahui secara persis progresnya sudah sejauh mana. Kami Bagian Pembangunan tidak terlibat dalam pemeriksaan atau tim PHO proyek yang melekat di PU. Mereka sendiri yang jadi tim PHO untuk seluruh proyek yang melekat di PU," tuturnya.
Abdul Azis menekankan kepada seluruh kontraktor proyek di Mubar, agar memasang papan nama proyek pada setiap kegiatan. Setiap kontraktor harus transparan dalam mengelola suatu kegiatan.
"Jangan main sembunyi-sembunyi. Ada sanksi bagi setiap pekerjaan yang tidak transparan. Dalam waktu dekat ini kami akan turun lapangan untuk memastikan progres dan kondisi proyek yang dikerja tahun 2018 ini. Utamanya yang bersumber dari APBD Mubar," pungkasnya. (p5)