Berita Terkini
Buteng

Bawaslu Buteng bakal Telusuri Dugaan Kampanye Caleg Pimpinan DPRD Berkedok Reses

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 13 Desember 2018 14:32 WIB · 3 menit baca
Bawaslu Buteng bakal Telusuri Dugaan Kampanye Caleg Pimpinan DPRD Berkedok Reses
Jais

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bakal melakukan investigasi dan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran kampanye calon legislatif (Caleg) berkedok reses yang dilakukan Wakil Ketua II DPRD Dani BSc di daerah pemilihannya Kecamatan Talaga Raya, Senin (10/12/2018).

Investigasi dan penelusuran dilakukan untuk menindaklanjuti laporan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Talaga Raya yang ikut mengawasi kegiatan reses pimpinan DPRD dari Partai Gerindra tersebut.

"Ada lapaoran Panwascam Talaga Raya kepada kami, jika reses yang dilakukan salah satu pimpinan DPRD itu diduga sarat politik dan berbau kampanye terhadap pencalegan dirinya," ungkap Komisioner Bawaslu Buteng Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Jais, kepada media ini, Rabu (12/12/2018).

Jais menuturkan, Jumat (7/12), pukul 15.30 wita, tim reses DPRD Buteng tiba di Kecamatan Talaga Raya. Senin (10/12), pukul 07.40 wita, dilaksanakan reses dengan masyarakat khusus pengambil air bersih pipa hitam yang diikuti perwakilan empat desa, yakni Kelurahan Talaga I, Desa Talaga II, Desa Liwulompona, dan Desa Pangilia.

Pertemuan yang diikuti kurang lebih 100 orang itu, berakhir pukul 10.30 wita. Dugaan pelanggaran yang ditemukan, ada bahasa-bahasa yang bermuatan politik dan bahasa mengintimidasi masyarakat wajib pilih (Pelanggan Air).

"Bahasa yang disampaikan itu, jika tidak pilih dia (Dani, red) sebagai Caleg maka para pelanggan air itu akan diputuskan. Semua ada bukti foto dan video yang didokumentasikan Panwascam Talaga Raya," kata Jais.

Menurut pria asal Lombe, Kecamatan Gu ini, sejatinya masa reses hanya digunakan untuk menyerap aspirasi konstituen di daerah pemilihan masing-masing pimpinan dan anggota DPRD. Pasalnya, kegiatan reses dibiayai daerah dan negara, sehingga tidak diperbolehkan menyampaikan visi misi yang mengarah pada kampanye.

"Yang jelas, apa yang sudah dilaporkan Panwascam Talaga Raya ini akan kita kaji, telusuri, dan investigasi sebelum melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan untuk dilakukan klarifikasi," pungkas Jais.

Wakil Ketua II DPRD Buteng Dani BSc, saat diklarifikasi melalui telepon selullernya membantah jika saat mengumpulkan masyarakat khusus pelanggan air itu bukan diwaktu reses lagi. "Itu sudah selesai reses dan merupakan pertemuan biasa sama pelanggan air saya," sahut Dani diujung teleponnya, Rabu malam (12/12).

Menyadari pertemuan itu sudah bukan lagi pertemuan reses, ia kemudian berani menyampaikan kepada pelanggannya untuk terus memilih dirinya pada Pileg nanti. "Saya sampaikan pada mereka, kalau memang tidak memilih saya lagi lebih baik kita putus dan tidak usah menjadi pelanggan air lagi," tukasnya.

Kalau pun ada masyarakat yang mau mendaftar baru sebagai pelanggan air, Dani juga menawarkan untuk memilih dirinya. "Itu saja penekanan saya dan tidak berbicara panjang lebar. Makanya saya bicara seperti itu, karena memang orang-orang saya juga," pungkasnya.(uzi)