Berita Terkini
Muna

Bawaslu Mubar Minta Warga Aktif Awasi Pemilu

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 13 Desember 2018 15:06 WIB · 2 menit baca
Bawaslu Mubar Minta Warga Aktif Awasi Pemilu
Muniati Rigato

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Pemilihan Umum (Pemilu) masih terhitung kurang lebih empat bulan lagi. Para calon yang bermunculan baik calon presiden (Capres), Calon Legislatif (Caleg), maupun calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mulai "dijual" oleh para fanatisme calon.

Mirisnya, kemasan isu negatif saling menjatuhkan yang diperankan dari tiap-tiap pendukung sulit dihindari. Baik itu melalui media sosial, maupun diskusi biasa secara langsung di lingkungan masyarakat.

Mengantisipasi konflik kepentingan politik di Muna Barat (Mubar), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mubar, meminta kepada seluruh warga agar aktif mengawasi semua tahapan Pemilu serentak dijadwalkan April 2019 nanti.

"Pemilu 2019 nanti bukan hanya hajatan penyelenggara dalam hal ini Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), tetapi hajatan seluruh masyarakat. Olehnya itu, kami minta agar warga turut aktif mengawal seluruh tahapan Pemilu hingga penetapan calon," jelas Komisioner Bawaslu Mubar, Muniati Rigato.

Rasa peduli dalam menyukseskan pesta demokrasi harus ditanamkan. Sebab, apa yang menjadi pilihan rakyat ke depan menjadi penentu arah kebijakan yang berdampak pada seluruh masyarakat.

"Siapapun pilihan masyarakat, itulah yang terbaik. Jangan ada yang saling menjatuhkan, karena semua calon itu memiliki pandangan baik untuk kepentingan bangsa dan terkhusus pada daerah," ujarnya.

Kata dia, mengawal pesta demokrasi agar menghasilkan Pemilu damai, aman, dan tentram, masyarakat harus berkomitmen agar tidak menyebarkan politik adu domba, isu sara, pembohongan publik, maupun politik uang atau money politics.

"Suksesnya pesta demokrasi, semua ada di tangan masyarakat. Mereka adalah raja dalam menentukan pilihan. Kedaulatan politik melekat para pribadi masyarakat itu sendiri," katanya.

Muniati berharap agar masyarakat melakukan pengawasan melekat dari setiap tahapan. Jika diduga ada pelanggaran, segera dilaporkan. Pihaknya mengaku tidak semua daerah bisa diakses oleh Bawaslu maupun badan adhock lain untuk memastikan seluruh kegiatan politik dari kandidat maupun tim kampanye.

"Kekuatan kami mengawasi segala tahapan Pemilu cukup terbatas. Saya harap ada keterlibatan masyarakat mengawasi seluruh kegiatan politik di Mubar. Jika ada dugaan atau indikasi pelanggaran, dilapor supaya ada tindakan," ajaknya. (p5)