Berita Terkini
Muna

Rp 63 Miliar APBD dan APBN Poles Jalan di Muna

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 15 Desember 2018 16:02 WIB · 2 menit baca
Rp 63 Miliar APBD dan APBN Poles Jalan di Muna
Ilustrasi: Realisasi APBD di Sumenep Rendah

PUBLIKSATU, MUNA — Infrastruktur jalan di Kabupaten Muna bakal dibenahi besar-besaran pada 2019 mendatang. Anggaran yang bersumber dari daerah (APBD) maupun dari pemerinah pusat (APBN) sudah siap digelontorkan di sejumlah ruas jalan penting. Selain jalan kabupaten, pembenahan juga meliputi jalan nasional.

Berbekal APBD sekira Rp 15 miliar, Pemkab Muna akan membenahi empat ruas jalan strategis yakni poros Wapunto-Waara, poros Waara-Mabodo. Lalu ada poros Motewe-Warangga senilai Rp.30 miliar dari dana pusat dan poros Matarawa – Bandara Sugimanuru senilai Rp.18 miliar dari dana pusat dan daerah. Totalnya mencapai Rp.63 miliar.

Selain APBD, anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga bakal mengguyur jalan nasional di Muna. Poros Tampo-Raha-Tondasi bakal ditingkatkan kualitasnya pada awal tahun depan. Pembenahan jalan tersebut sudah lama diperjuangkan oleh Pemkab Muna.

“Poros Tampo itu sangat urgen sebab menjadi arus utama masuknya barang dan jasa ke Muna. Alhamdulilah, perjuangan itu akan di jawab 2019 mendatang,” kata Ali Basa, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muna.

Ali Basa tidak mengetahui persis berapa dana yang mengalir untuk ruas jalan tersebut. Hanya saja dirinya sangat bersyukur sebab akses menuju pelabuhan Tampo ataupun sebaliknya akan semakin mudah. Dengan begitu, perputaran arus ekonomi maupun mobilitas masyarakat akan meningkat. “Tentu besar manfaatnya. Ini mendukung misi Bupati meningkatkan arus ekonomi ke Raha,” paparnya.

Pembenahan poros Tampo akan dilakukan langsung di bawah koordinasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XIV Palu. Kata Jono selaku Surveyor dari Balai tersebut, penganggaran poros Tampo – Raha -Tondasi dilakulan melalui Dorektorat Bina Marga,Kementerian PUPR. Dirinya baru saja usai melakukan survei lokasi. Kata dia, panjang jalan yang dibenahi mencapai 75 kilometer. “Tampo – Raha sepanjang 24 kilometer dan Raha – Tondasi 46 kilometer,” ujarnya.

Ia tidak tahu persis jumlah anggarannya. Hanya saja, pembenahan meliputi drainase, bahu jalan, overlape dan penambalan jalan rusak pada poros tersebut. Kata dia, proyek tersebut merupakan lanjutan proyek pemangunan jembatan di ruas jalan nasional itu pada tahun 2018. “Triwulan pertama sudah akan mulai pengerjaannya,” imbuhnya. (kp)