Hari Libur, Bupati Buteng Tetap Pantau Finishing Bundaran Labungkari

PUBLIKSATU, BUTON TEBGAH - Kendati dalam suasana libur, Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin tetap melakukan pemantauan tahapan penyelesaian atau finishing bundaran Labungkari, Minggu (23/12/2018).
Orang nomor satu di Kabupaten Buteng itu memastikan betul penyelesaian bundaran yang akan dijadikan lokasi perayaan malam tahun baru 2019 nanti. Sebab, sesuai targetnya 25 Desember pengerjaannya sudah selesai dan jalan menuju Lombe sebelumnya yang sementara dialihkan sudah bisa dilewati kembali.
Selain memantau bundaran Labungkari, bupati juga memantau penyelesaian pengaspalan hotmix jalan Lombe-Tolandona yang tahun ini hanya sampai melewati Desa Kamama atau mendekati Desa Kolowa.
"Alhamdulillah, baik bundaran Labungkari maupun pengaspalan jalan poros Lombe-Tolandona bisa selesai sesuai yang kita targetkan. Utamanya bundaran Labungkari yang dikerja siang dan malam. Tinggal dilakukan pembenahan saja untuk persiapan syukuran satu tahun terlewati dan perayaan memasuki tahun baru 2019," ungkap Samahuddin usai melakukan peninjauan.
Pengerjaan bundaran Labungkari, kata dia, diberikan target karena dikerja setelah anggaran APBD perubahan 2018 ditetapkan sebesar Rp 6,8 miliar. "Waktu kerjanya 45 hari saja, sementara medannya berat. Makanya kita turunkan sampai sepuluh alat berat dan dikerja siang dan malam, supaya bisa selesai sesuai target," paparnya.
Menurut pasangan La Ntau ini, pengerjan bundaran Labungkari sebagai salah satu ikon "wajah" Buteng merupakan komitmen dirinya dengan La Ntau sebagai bupati dan wakil bupati serta menampik isu yang sempat dihembuskan jika Labungkari sebagai pusat pemerintahan tidak akan dibangun dan akan dipindahkan ke Mawasangka.
"Labungkari ini harga mati sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Buton Tengah. Makanya tahun ini, kita sudah buka akses jalannya menuju kesana. Baik dari Wadiabero menuju Labungkari yang sudah mencapai setengahnya dengan lebar 15 meter maupun dari RSUD menuju Labungkari yang sementara dirintis," paparnya.
Bahkan, pihaknya juga mengupayakan akses jalan menuju pusat perkantoran tersebut tak jauh dari bundaran Labungkari ke arah Lombe. Sementara ini masih diupayakan pembebasan lahannya dari pihak Kecamatan Gu.
-
Bupati Buteng H Samahuddin mengarahkan operator alat berat pada finishing pengerjaan bundaran Labungkari yang mengarah ke Lombe, Minggu kemarin.
"Atau kalau pemilik lahan mau, bisa dari bundaran Labungkari langsung yang dibawah tebing itu menuju ke atas. Nanti kita buatkan taludnya, supaya jadi simpang lima Labungkari. Dari bundaran ada yang mengarah ke Mawasangka, Lakudo, Lombe, Lakapera (Jalan SamaTau, red), dan mengarah ke atas menuju pusat perkantoran," pungkasnya.(uzi)