Satpol PP Mubar Siap Amankan Malam Pergantian Tahun

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Beberapa hari lagi kalender tahun 2018 akan ditutup, dan diganti dengan kalender 2019. Euforia pergantian tahun dengan berbagai acara hiburan acap kali dilakukan setiap tahun, termasuk di Kabupaten Muna Barat (Mubar).
Mengantisipasi euforia yang berlebihan pada saat malam pergantian tahun, pemerintah kabupaten (Pemkab) Mubar, akan menerjunkan seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) untuk mengamankan beberapa wilayah yang dianggap rawan.
"Di malam pergantian tahun 2018, kami akan turunkan seluruh anggota Satpol PP untuk melakukan penjagaan di setiap tempat yang dianggap rawan, utamanya tempat-tempat keramaian yang sering dikunjungi warga," ungkap Kasatpol PP Mubar, La Ode Sagala.
Satpol PP Mubar harus memastikan dalam mengawal pergantian tahun 2018, daerah harus kondusif, aman dan terkendali. Jika ada oknum-oknum tertentu yang sengaja memancing suasana keributan dan memicu konflik, akan diamankan.
"Kita harus jaga daerah ini. Kita antar pergantian tahun dengan situasi aman. Kami tidak inginkan pada saat memasuki tahun baru 2019, ada sejarah keributan di Mubar. Kalau ada oknum-oknum yang memancing keributan, kami akan tindaki, kerja sama dengan pihak kepolisian," tegasnya.
Katanya, ada beberapa titik yang menjadi fokus penjagaan Satpol PP Mubar, yakni Tugu Lagadi, Tugu Sarung serta di Desa Lindo (perbatasan Kabupaten Mubar dan Muna). Biasanya, ada kegiatan euforia di setiap lokasi itu dalam merayakan pergantian tahun.
"Setiap malam pergantian tahun selalu ada kegiatan euforia warga. Karena itu sudah menjadi tradisi setiap tahun. Biasanya di Mubar, tempat-tempat itu menjadi lokasi dalam merayakan acara pergantian tahun," katanya.
Ia menyebutkan, anggota yang akan diterjunkan untuk mengamankan acara pergantian tahun nanti sebanyak 250 orang. Mereka akan disebar di seluruh wilayah termasuk lokasi-lokasi tersebut.
"Saya harap anggota yang diturunkan dapat bekerja dengan sungguh-sungguh demi kenyamanan, ketentraman dan keamanan daerah kita ini. Saya tegaskan kepada seluruh anggota agar tetap disiplin dalam melaksanakan tugas," tandasnya.
Bagi anggota yang tidak mengindahkan aturan akan mendapatkan sanksi yakni pemberhentian sementara sampai pada waktu yang tidak ditentukan. "Makanya saya pesan agar bekerja sesuai aturan yang telah diamanahkan oleh pimpinan," tutupnya. (p5)