KALEIDOSKOP KABUPATEN BUTON TENGAH MEDIO JULI 2018

1. BSK dan Gerak Buteng Demo, Bupati Ajak Berdialog
Belasan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Buton Tengah (Gerak Buteng) dan Barisan Sayap Kiri Buton Tengah (BSK Buteng) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor bupati, Selasa (3/7).
Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pembangunan perkantoran di Labungkari, mendesak bupati untuk segera menempati atau menghuni rumah jabatan (Rujab), dan meminta pertanggungjawaban bupati terkait dengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 542 rumah warga yang hanya dibagi di Kecamatan Mawasangka saja.
Bupati Buteng H Samahuddin yang tiba di kantor bupati dari mengukuhkan pengurus TP-PKK Kabupaten Buteng periode 2017-2022 di Gedung Azzahra Lakudo, langsung mengajak para pendemo untuk melakukan dialog di aula kantor bupati dibawah pengawalan ketat aparat Kepolisian dan Satpol-PP.(***)
2. 217 Personil Satpol-PP Buteng Jalani Pembaretan
Sebanyak 217 personil Satuan Polisi Pamong Praja (satpol-PP) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menjalani proses pembaretan yang melibatkan Polsek Lakudo dan Koramil 1413-10 Gu. Pemasangan baret kepada para peserta dilakukan Asisten I Setkab Buteng La Saripi di Pantai Katembe, Rabu (11/7) sore.
Sebelumnya, para peserta menjalani pengarahan dan latihan fisik di Kantor Satpol-PP di Lakudo. Setelah sarapan pagi, mereka disuruh berjalan kaki dari kantor ke Pantai Katembe Desa Madongka yang berjarak sekitar 10 KM.
Setibanya di Pantai Katembe, para peserta dilatih PBB dan anti huru hara atau cara bagaimana menangani massa di lapangan. Apalagi, tugas mereka sebagai penegak Perda yang rentan berhadapan dengan massa pendemo.(***)
3. SamaTau Antarkan Buteng Raih WTP
Baru setahun mengelola pemerintahan dan keuangan di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Bupati Samahuddin dan Wakil Bupati La Ntau (SamaTau) sudah berhasil mengantarkan daerah yang dijuluki negeri seribu gua itu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.
Pemerintahan sebelumnya, capaian Kabupaten Buteng hanya bertengger pada predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yakni LKPD 2015 dan 2016, pasca mekar dari Kabupaten Buton menjadi Daerah Otonom Baru (DOB) 23 Juli 2014.
Bupati Buteng H Samahuddin bersama Wakil Ketua DPRD Buteng Dani BSc, menerima langsung hasil laporan pemeriksaan BPK-RI dengan opini WTP tersebut dari Kepala BPK-RI Perwakilan Sultra Hermanto di Kendari, Senin (16/7).(***)
4. Diduga Akibat Puntung Rokok, Dua Rumah di Lombe Hangus Terbakar
Kobaran api di siang bolong yang melalap dua rumah warga di Lingkungan 11, Kelurahan Watulea (Lombe), Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Selasa (17/7), menggemparkan warga sekitar.
Kobaran api yang berlangsung sekitar pukul 11.30 wita itu, bermula dari sebuah rumah tak berpenghuni, bekas rumah dinas Danramil yang sudah tidak terpakai lagi. Amukan si jago merah begitu cepat meluluh lantahkan rumah yang terbuat dari papan tersebut.
Angin yang sedikit bertiup kencang, memudahkan api merembes ke rumah sebelahnya milik La Ntarima yang dijadikan gudang jambu mente. Beruntung, berkat kesigapan warga yang bergotong rotong menyiramkan air dengan peralatan seadanya, api tidak merembet lagi ke rumah lainnya.
Pemadaman secara sederhana tersebut memakan waktu sekitar dua jam, tanpa adanya bantuan mobil pemadam kebakaran (Damkar) karena pemerintah setempat belum memilikinya. Meskipun ada beberapa personil Damkar turut membantu memadamkan api.(***)
5. Peringati Hari Jadi Keempat, Buteng Berzikir
Pemerintah dan ribuan masyarakat Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar zikir akbar dalam memperingati hari jadi tahun keempat daerah yang mekar 23 Juli 2014 itu. Zikir akbar tersebut digelar di Taman Hijau Matana Sorumba, Kecamatan Mawasangka, Senin (23/7) sore.
Zikir akbar diikuti langsung Bupati Buteng H Samahuddin, Wakil Bupati Kapten Inf (Purn) La Ntau, Sekretaris Kabupaten La Ode Hasimin, para Kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, kades dan lurah se Kabupaten Buteng.
Hadir dalam zikir akbar itu Juru Bicara Kepresidenan RI Ali Mochtar Ngabalin sekaligus dipercaya sebagai penceramah, anggota MPR-RI Yasin Welson, dan beberapa guru besar Universitas Haluoleo (UHO) yang merupakan putera dan pyteri terbaik Kabupaten Buteng.
Majelis zikir yang dipimpin Imam Masjid Raya Mawasangka, tampak begitu khusyu menyebut kalimat tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir. Kalimat suci itu berkumandang syahdu bagi mereka yang hatinya tergetar karena iman dan takwa kepada Allad SWT sang maha pencipta.(***)
6. Bawakan 10 Lagu, Fildan "Goyang" Buteng
Malam puncak peringatan HUT ke-4 Kabupaten Buton Tengah (Buteng) di Kecamatan Mawasangka, Senin (23/7) malam, dihibur dengan penampilan Fildan sang juara DA Asia 3. Ribuan warga Buteng terlihat padat merayap memenuhi lapangan lembah hijau Mawasangka.
Fildan mengenakan jaket berpadu batik malam itu, sukses membawakan 10 buah lagu yang mengantarkannya menjadi top dan terkenal saat ini di bilantika musik dangdut Indonesia. Penampilannya diawali dengan menyanyikan lagu "Sonia" yang diantar dengan petikan gitar berkelas.
Lagu lainnya yang dibawakan diantaranya "Setetes Air Hina" dan lagu India "Muskurane" versi Jazz. Fildan juga sempat berduet dengan kakaknya Selfi membawakan lagu "Sahara" dan dilanjutkan dengan lagu India Kalho Na Ho dan lagu sedih nan romantis tersebut ditunjukan penonton dengan menyalakan lampu senter hand phone masing-masing yang tampak bagai ribuan pelita.
Fildan baru bisa "menggoyang" penonton setelah menyanyikan lagu "Nur Azizah" dan "Jangan Samakan Dia Dengan Yang Lain" yang dipopulerkan penyanyi legendaris Indonesia almarhum A Rafiq. Bakat bermain suling pun ditujukan Fildan saat membawakan lagu "Khana" ciptaan Mansyur S.(***)