Berita Terkini
Buteng

KALEIDOSKOP 2018 BUTON TENGAH MEDIO AGUSTUS

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 29 Desember 2018 15:27 WIB · 6 menit baca
KALEIDOSKOP 2018 BUTON TENGAH MEDIO AGUSTUS
Tim penilai lomba desa dari provinsi didampingi Bupati Buteng H Samahuddin saat disambut pemerintah dan masyarakat Desa Lalibo, Juni lalu.

1. Buteng Kembali Juarai Lomba Desa Tingkat Provinsi

Kabupaten Buton Tengah (Buteng) kembali menjuarai lomba desa tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut (2017-2018). Capaian ini sekaligus mementahkan isu jika juara dalam lomba desa digilir per kabupaten setiap tahunnya.

Tahun lalu, Kabupaten Buteng diwakili Desa Lanto, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng). Tahun ini diwakili Desa Lalibo, juga dari Kecamatan Masteng. Secara otomatis, Kabupaten Buteng akan kembali mewakili Provinsi Sultra ke tingkat nasional dalam lomba yang sama.

Dalam lomba desa tingkat Provinsi Sultra 2018 ini, Desa Lalibo mendapat skor tertinggi 1.011 dan terpaut jauh dengan dua desa lainnya yang berada diposisi kedua dan ketiga yang hanya berselisih satu poin.

Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) sebagai juara dua mendapat skor nilai 996. Sementara juara ketiga yang diraih Desa Ngapa, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara meraih poin 995 dari tim juri.

Bupati Buteng H Samahuddin mengaku bersyukur atas prestasi yang ditorehkan Kabupaten Buteng secara berturut-turut dalam lomba desa tingkat Provinsi Sultra ini. Ia menyadari, prestasi ini tidak akan diraih tanpa adanya kerja sama yang baik dan persatuan yang kokoh antara Pemkab Buteng dan masyarakat dalam membangun desa.

"Saya melihat penilaian lomba desa ini dilakukan secara obyektif dan profesional oleh tim juri dari pemerintah provinsi. Mana yang bagus kebersihannya, sudah itu yang juara. Jadi tidak benar kalau ada isu juaranya akan digilir ke kabupaten lainnya lagi, karena tahun sebelumnya Buteng sudah juga juara," ungkapnya saat dihubungi semalam via telepon, Jumat (3/8).(***)

2. Jalan Poros Lombe-Tolandona Mulai Dikerja

Setelah melalui proses panjang, akhirnya jalan poros Lombe-Tolandona sepanjang kurang lebih 18 KM mulai dikerja. Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin terjun langsung di lapangan memulai pelebarannya, Senin (6/8).

Pelebaran dimulai dari titik nol simpangan empat depan rumah jabatan (Rujab) Camat Gu. Gapura dan pagar serta pohon yang ada disimpangan tersebut, dirubuhkan dengan alat berat Eskavator yang dinaiki langsung bupati saat mengarahkan operatornya.

Begitu pula pagar sekolah dan pagar rumah warga di kiri dan kanan jalan yang masuk ukuran pelebaran 10 meter ikut dirubuhkan. Meskipun begitu, tak ada satu pun warga yang protes. Mereka merelakannya, asalkan jalan yang sudah puluhan tahun tak diaspal itu bisa diaspal secepatnya dengan Hotmix sebagaimana yang dijanjikan bupati.(***)

3. Futsal Lansia Meriahkan Perayaan HUT ke-21 Desa Walando

Anniversary ke-21 Desa Walando, disemarakan dengan berbagai lomba yang dikemas dalam Festival Budaya, Seni dan Olahraga, sekaligus dirangkaikan dengan perayaan HUT RI ke-73. Seluruh kegiatan dipusatkan di dalam dan luar Gedung Sanggar Seni Desa Walando.

Untuk kegiatan budaya dan seni diperlombakan kebersihan antar dusun, karaoke, dan pidato bahasa daerah. Sementara kegiatan olahraga yang diperlombakan diantaranya tarik tambang, Boy (Olahraga tradisional), dan futsal Lansia.

Futsal lansia yang merupakan tontonan menarik warga desa, menjadi pembuka kegiatan festival di lapangan futsal Desa Walando, Kamis (9/8) sore.

Meskipun usia para pemain rata-rata sudah berusia lanjut, namun mereka masih mahir menggiring bola. Para pemain yang sudah tidak kuat berlari menjadi bahan tertawaan para penonton, sehingga menghidupkan suasana kemeriahan.(***)

4. Gempa Lombok, Polsek Lakudo Gelar Yasinan dan Doa Tolak Bala

Prihatin dengan gempa yang terus bersusulan terjadi di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepolisian Sektor (Polsek) Lakudo di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bersama masyarakat setempat menggelar Yasinan dan doa tolak bala di pelataran Mapolsek, Kamis (9/8) sore.

Yasinan bersama dipimpin H Adnan dan doa tolak bala dipimpin Imam Masjid Raya Nurul Huda Lakudo H La Maenda. Dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekab) Buteng La Ode Hasimin, Danramil 1413-10 Gu Kapten Infanteri Usman, Camat Lakudo Usman, Lurah dan para Kades se Kecamatan Lakudo.

Sebelum Yasinan dan doa tolak bala dipanjatkan, terlebih dahulu diawali dengan sambutan dari Sekab, Camat, dan Kapolsek Lakudo AKP Abdul Halim Kaonga yang sekaligus memperkenalkan diri pasca dilantik sepekan lalu.(***)

5. Wabup La Ntau Pimpin Upacara HUT Pramuka ke-57

Seluruh Gugus Depan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-57 dengan menggelar upacara, Selasa (14/8) pagi. Tak terkecuali di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang diawali dengam kegiatan perkemahan pada malam harinya.

Baik kegiatan perkemahan maupun upacara yang dipusatkan di lapangan sepak bola J Wayong Lombe itu, dibuka dan dipimpin Wakil Bupati Buteng Kapten Inf (Purn) La Ntau selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Buteng.

Bertindak sebagai perwira upacara Kakak Andalan Cabang Gerakan Pramuka Buteng Irwan Seni Rajab SSTP, Komandan Upacara Kakak Andalan La Ode Nursamsu SSTP, pembaca Pancasila Ikmar Mawardi (Siswa SMAN 1 Gu), pembaca UUD 1945 Ihyar Wahyudi (Siswa SMAN 1 Gu), Pengucap Dasa Darma Pramuka Wa Ode Nurul Faiyzah Astarin (Siswi SMPN 1 Buteng), Pengucap Dwi Darma Pramuka Zahro Putri Muzakir (Siswi SDN 6 Gu).

Tampak hadir dalam upacara tersebut para Kepala OPD Kabupaten Buteng dan seluruh pengurus Kwarcab Pramuka Kabupaten Buteng. Inspektur Upacara La Ntau, dalam amanatnya membacakan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr Adhyaksa Dault.(***)

6. Paskibraka Buteng Diberi Bonus Rp 30 Juta

Upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) berlangsung lancar dan sukses, bertempat di Lapangan Tangkalawa Lakudo, Jumat (17/8/2018).

Baik upacara pengibaran bendera pada pagi hari dan penurunan bendera di sore hari, sama-sama dipimpin Bupati Buteng H Samahuddin selaku inspektur upacara. Dihadiri Wakil Bupati Kapten Inf (Purn) La Ntau, Ketua DPRD Adam, Sekab La Ode Hasimin, Forkopimda, anggota DPRD, Komisioner KPUD, dan para Kepala OPD sebagai pejabat upacara yang menempati kursi VIP.

Di kiri kanan panggung utama, hadir para pejabat eselon III dan IV, camat, lurah, kepala desa, veteran, dan tokoh masyarakat. Sementara peserta upacara diikuti barisan TNI, Polri, Satpol-PP, Korpri, SMA, SMP, dan SD.(***)

7. Operasi di Perairan Buteng, Alat Tangkap Nelayan Bombana Disita

Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mengapresiasi kesigapan warga nelayan Desa Terapung menjaga wilayah perairannya dari pihak luar yang mencoba menangkap ikan di wilayahnya. Hal ini perlu dicontoh desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Buteng.

Kadis Perikanan Kabupaten Buteng Muh Rijal menuturkan, Minggu (19/8), pemerintah dan masyarakat Desa Terapung bersama Polsek Mawasangka dan tim Pengawasan Sumber Daya Laut dan Perikanan (PSDLP) telah mengamankan tiga buah kapal nelayan asal Bombana yang menggunakan alat tangkap troll menangkap ikan di perairan Desa Terapung.

"Kita apresiasi tindakan cepat tanggap yang dilakukan Desa Terapung bersama Kepolisian setempat dan tim PSDLP mengamankan perairannya dari usaha nelayan luar yang masuk. Saya kira ini harus dicontoh desa-desa lainnya yang ada di Buteng," timpalnya saat ditemui di kantor bupati, Senin (20/8).(***)