Berita Terkini
Buteng

APBD-P 2019 Buton Defisit Rp 20 Miliaran

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 30 Agustus 2019 15:58 WIB · 2 menit baca
APBD-P 2019 Buton Defisit Rp 20 Miliaran
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Buton, Tohir

PUBLIKSATU, BUTON - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah- Perubahan (APBD-P) Buton tahun 2019 mengalami defisit lebih dari Rp 20 miliar.

Hal ini terungkap dalam rapat kerja eksekutif dan legislatif terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buton, Kamis (29/08).

"Ada beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang perlu kita penuhi apa yang mereka inginkan. Tapi perlu saya sampaikan di perubahan (APBD) ini terus terang, saya selama 30 tahun baru saya rasakan tahun ini anggaran perubahan defisit 20 miliaran," kata Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buton, Tohir, kepada peserta rapat.

Untuk itu, Tohir mengusulkan perlunya rasionalisasi anggaran secara profesional. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) supaya meningkatkan sumber-sumber pendapatan agar usulan SKPD dalam APBD-P dapat terpenuhi.

Sayangnya hingga rapat usai, penyebab defisitnya APBD-P 2019 tidak dijelaskan secara rinci oleh Tohir. Anggota dewan yang hadir juga seakan kurang mempersoalkan.

Asisten I Setda Buton ini ketika ditemui usai rapat, enggan membeberkan penyebab defisit tersebut. Katanya, masih mau lanjut rapat lagi atau di lain waktu baru dia jelaskan di kantornya.

"Jangan dulu ya, kita masih mau rapat lagi ini. Atau nanti di kantor sajalah," ucapnya.

Sementara itu, dalam dokumen PPAS Perubahan Kabupaten Buton Tahun 2019 tercatat, total permintaan seluruh SKPD sebesar Rp 34,892 miliar. Sementara besaran sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) belum diketahui pasti.(man)