Dispar Buteng Gelar Lomba Foto Pariwisata Berhadiah Rp 15 Juta

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bekerja sama dengan Komunitas Fotografer Buteng, mengadakan lomba foto pariwisata bertajuk "Pesona Buton Tengah 2019" dengan total hadiah Rp 15 juta ditambah trofi dan piagam untuk enam orang pemenang. Obyek pengambilan foto berupa event pariwisata, destinasi, tradisi budaya, dan kuliner yang ada di Kabupaten Buteng.
Lomba foto terbuka untuk umum ini, telah dibuka sejak 9 Agustus lalu hingga 7 September 2019. Bagi anda yang hobi foto dan tertantang dengan lomba tersebut, masih ada kesempatan tujuh hari lagi untuk mendaftarkan diri dengan cara mengirimkan data diri seperti nama lengkap, alamat lengkap, asal daerah, scan KTP/identitas lainnya, disertai nomor telepon atau WhatsApp, kemudian dikirim ke email: [email protected].
Koordinator Lomba Foto Pariwisata Buteng, Sahlan Kokasinta, mengatakan setiap peserta mengirim atau menyetorkan fotonya kepada panitia maksimal 10 foto dengan periode pengambilan foto mulai 1 Januari 2019 sampai 7 September 2019, bertemakan event pariwisata, destinasi, tradisi budaya, dan kuliner yang ada di Kabupaten Buteng.
"Bagi peserta dari luar daerah atau warga negara asing (WNA) yang belum memiliki foto-foto tema tersebut untuk segera berkunjung ke Buteng dan melakukan pengambilan foto, karena batasnya sampai 7 September 2019," ungkap Sahlan dalam konfenesi pers bersama Dispar Buteng di Kedai Kopi Garasi Lakudo, Jumat (30/8/2019).
Sejauh ini, sudah ada sekitar 35 peserta yang sudah mendaftarkan diri dan beberapa diantaranya sudah mengirimkan karya fotonya. Para peserta tersebut didominasi dari Kota Kendari, menyusul Kota Baubau, Kabupaten Muna, Kabupaten Buton, dan ada pula dari Kota Makassar. "Rata-rata mereka merupakan fotografer yang sering mengikuti lomba foto," beber Sahlan.
Untuk menilai foto-foto hasil karya para peserta, pihaknya mendatangkan juri yang sudah berpengalaman terlibat dalam lomba foto, baik event nasional maupun internasional, yakni Arif Relano Oba, merupakan pemenang Zenith Photo Award, Berlin (2013) dan finalis HIPA.
Selain itu, pihaknya juga melibatkan juri dari fotografer lokal seperti Aditya Purwanto, yang sudah beberapa kali menjuarai event lomba foto di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Termasuk Plt Kadis Pariwisata Kabupaten Buteng, Safrin S ST Par, ditunjuk sebagai juri dalam lomba foto pariwisata ini.
"Penilaian lomba foto ini kita laksanakan 10 September dan pengumuman nominasi pada 13 September 2019. Siapa saja para pemenangnya akan kita umumkan pada 16 September dan hadiahnya kita serahkan pada 23 September 2019," terang Sahlan.
Untuk juara I akan mendapat hadiah Rp 5 juta, juara II Rp 3.500.000, juara 3 Rp 2.500.000, harapan 1 Rp 1.500.000, harapan 2 Rp 1.250.000, dan harapan 3 Rp 1 juta. Masing-masing pemenang ditambahkan dengan trofi dan piagam.
Terkait syarat dan ketentuan lainnya dalam lomba foto pariwisata Buteng ini, peserta bisa menghubungi contact person panitia Sahlan Kokasinta (0852-5623-6674) dan Rustam Awat (0852-2806-1907).
Di tempat yang sama, Plt Kadis Pariwisata Kabupaten Buteng, Safrin, mengatakan lomba foto pariwisata ini baru pertam kali dilaksanakan pihaknya dan bertujuan memperkenalkan serta mempromosikan pariwisata Kabupaten Buteng yang bertema alam, buatan, budaya, serta obyek wisata lainnya termasuk kuliner melalui karya-karya yang dihasilkan para fotografer.
"Hasil karya yang diserahkan para fotografer (Peserta lomba, red) tetap menjadi hak cipta mereka sendiri, namun DEispar Buteng diberikan hak atau izin mempublikasikan foto peserta untuk kepentingan non komersial dalam lingkup promosi pariwisata Buteng dalam jangka waktu tiga tahun," terangnya.
Selain itu, melalui lomba foto Dispar Buteng juga dapat ikut mendorong tumbuh kembangnya komunitas fotografer dan semangat para seniman untuk berkarya menyalurkan bakatnya melalui dunia foto. Bakat seni memotret tersebut dapat disalurkan ketika ada kegiatan event pariwisata dan tradisi budaya atau saat mengunjungi destinasi wisata dan melihat kuliner yang ada di Kabupaten Buteng.
"Hasil karya itu akan teruji dan mendapat pengakuan ketika ditampilkan dalam pameran atau diikutkan dalam lomba foto pariwisata seperti ini. Apalagi hasil karyanya menjadi pemenang, sudah pasti akan terus memacu semangat untuk terus berkarya dengan lebih baik lagi dan tanpa disadari ikut mengenalkan daerahnya di dunia luar, sehingga orang luar tertarik untuk datang berkunjung ke tempat-temnpat yang dipotretnya tersebut," jelas Safrin.
Menurutnya, Kabupaten Buteng yang dikenal sebagai daerah berjuluk negeri seribu gua, memiliki banyak obyek wisata alam dan buatan yang unik, tradisi budaya, dan beragam kuliner yang bisa dijadikan sasaran atau obyek pemotretan.
"Banyaknya para fotografer yang menjadi peserta dalam lomba foto pariwisata ini akan menjadi tolak ukur jika Kabupaten Buteng memiliki ragam pariwisata menarik untuk dijadikan obyek pemotretan, bukan semata-mata karena mengejar hadiahnya tapi meminati obyek wisata dan tradisinya," harap Safrin.
Pihaknya akan menjadikan lomba foto pariwisata ini sebagai kegiatan rutin Dispar Buteng setiap tahunnya. Bahkan akan dikembangkan pula lomba menulis pariwisata Buteng untuk kalangan jurnalis dan penulis. "Semua peluang untuk memperkenalkan dan membesarkan pariwisata di Kabupaten Buteng akan kita laksanakan dengan maksimal," tutupnya.(uzi)