Bawaslu Mubar Edukasi Pelajar SMA Soal Pengawasan Partisipatif Pemilu Pemula
Bagikan

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Meski pemilihan umum (Pemilu), telah usai namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna Barat (Mubar) masih tetap memberikan edukasi terkait pengawasan pemilu. Bawaslu Mubar mendatangi SMA 1 Tiworo Kepulauan dalam rangka sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilu pemula, Jumat (20/9).
Ketua Bawaslu Mubar, Ishak mengatakan edukasi pengawasan bagi pemilih pemula ini dilakukan untuk kepentingan pengawasan pemilu berkelanjutan. Jadi sejak dini mereka dibekali tata cara dalam mengikuti alur pesta demokrasi terutama dalam mengawasi jalannya tahapan pemilihan.
"Kita sasar sekolah-sekolah karena pemilih pemula hampir rata-rata ada dijenjang SMA yang sudah berusia 17 tahun, dan sudah akan menyalurkan hak suara pada pesta demokrasi di tahun-tahun yang akan datang. Hajatan pemilihan pasti akan dijumpai lagi kedepan," ungkapnya.
Pembekalan pengawasan pemilu bagi masyarakat maupun kalangan pemuda suatu keharusan. Sebab, mereka juga mempunyai hak yang sama untuk mengawasi setiap tahapan pemilihan. Apalagi Bawaslu dalam menjalankan tugas selalu terbatas dengan tenaga. Makanya dibutuhkan partisipasi semua kalangan masyarakat termasuk para kaum pemuda.
"Bawaslu dan masyarakat harus bersama-sama meningkatkan penanganan pelanggaran. Berani melaporkan di Bawaslu jika ada dugaan pelanggaran dalam tahapan pemilihan. Jangan hanya berpartisipasi dalam memilih tetapi juga berani melaporkan jila dugaan pelanggaran pemilu," ujarnya.
Ishak mengaku, jika partisipasi pemilih pemula berdasarkan data pemilihan pada pemilu tahun 2019 ini sudah diatas 80 persen. Tetapi untuk pengawasan partisipatif belum maksimal. Olehnya ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar sedikit mungkin memberanikan diri mengawasi proses pesta demokrasi.
"Segmen kali ini baru sekolah-sekolah yang kita edukasi pengawasan partisipatif pemilu. Kedepan kita akan menyisir masyarakat yang belum ada akses informasi tentang kepemiluan. Kita upayakan Mubar ini jadi daerah yang akan sadar pemilih. Artinya tidak hanya berpartisipasi memilih, tetapi ikut mengawasi," jelasnya.(p5)