Berita Terkini
Buteng

Samahuddin Kukuhkan Pimpinan Baznas Buteng

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Jumat, 4 Oktober 2019 14:22 WIB · 3 menit baca
Samahuddin Kukuhkan Pimpinan Baznas Buteng

PUBLIKSATU, LABUNGKARI - Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin mengukuhkan lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Buteng periode 2019-2024, sekaligus sosialisasi pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di aula kantor bupati, Kamis (3/10/2019).

Kelima pimpinan Baznas Kabupaten Buteng yang dikukuhkan adalah Dr KH Amaluddin Lc MA (Ketua), Sahabuddin (Wakil Ketua I), Lamo SAg MSi (Wakil Ketua II), Rafiun Razik (Wakil Ketua III), dan Ilham S.Fil.I (Wakil Ketua IV).

Pengukuhan pimpinan Baznas Kabupaten Buteng tersebut, dihadiri Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H.A.M Hasby Saing SIP MSi dan beberapa pengurus, satu diantaranya putera Kepulauan Buton Djaliman Mady. Disaksikan Asisten I Setkab Buteng Hj Wa Ode Nurjannah, sejumlah Kepala OPD, para Kabag, dan camat se Kabupaten Buteng.

Dalam sambutannya, Bupati Buteng mengucapkan selamat kepada pimpinan Baznas Kabupaten Buteng periode 2019-2024. Ia juga menyambut baik dengan terbentuknya Baznas di Kabupaten Buteng karena dapat menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus penangulangan kemiskinan dalam suatu negara, khususnya di Kabupaten Buteng.

"Zakat itu, selain dapat membantu beban pemerintah dalam menangani masalah-masalah sosial , secara tidak langsung dapat membantu APBN dan APBD. Maka itu, pengurus Baznas perlu mensosialisasikan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah agar masyarakat memahami. Lebih-lebih bagi ASN Buteng agar berkenan mengeluarkan zakat profesi sebagai pembersih harta," harap Samahuddin.

Maka itu, ia menekankan kepada ASN Buteng agar bisa menjadi pelopor sekaligus berperan aktif dalam berzakat, berinfaq, dan bersedekah. Sebab akan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dalam rangka penanganan fakir miskin dan peningkatan kualitas umat, sehingga akan dapat membantu untuk mengurai masalah kemiskinan di Kabupaten Buteng.

"Kepada pimpinan Baznas yang dikukuhkan ini bersama pengurusnya nanti, diharapkan bisa proaktif menjalin kerja sama dan bersinergi dengan instansi pemerintah, agar dapat ikut dalam mengentaskan kemiskinan," tandasnya.

Bupati juga mengingatkan agar Baznas Kabupaten Buteng mengelola zakat, infaq, dan sedekah secara profesional, amanah, transparan, dan tepat sasaran sesuai dengan syariat islam. Sasarannya dalam mengurangi angka kemiskinan dan mengangkat derajat masyarakat miskin dapat diterapkan dalam program seperti pemberian bantuan, bedah rumah, dan lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Provinsi Sultra Hasby Saing, mengatakan Baznas hadir sebagai lembaga yang dibentuk pemerintah untuk menangani uruzan perzakatan, infaq dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya di Indonesia yang mayoritas beragama islam.

"Baznas hadir untuk mengelola potensi besar zakat. Potensi zakat kita secara nasional 232 triliun per tahun, namun baru mampu dikelola 8 triliun. Potensi zakat Provinsi Sultra 2,7 triliun per tahun, namun baru bisa dikumpul Rp 39 miliar," bebernya.

Dengan terbentuknya Baznas Kabupaten Buteng, maka potensi zakat yang bisa dikumpulkan akan semakin bertambah. Setelah dikukuhkan, Baznas Kabupaten Buteng menjadi Baznas ke-14 di Sultra. Menyusul Baznas Muna Barat yang akan dikukhkan 7 Oktober 2019 dan Baznas Bombana setelahnya.

"Baznas Provinsi Sultra menyampaikan ucapan terima kasi dan penghargaan kepada Pemkab Buteng, khusunya kepada Bupati Buteng ditengah kesibukannya yang padat berkesempatan mengukuhkan pimpinan Baznas Kabupaten Buteng periode 2019-2024," ucap Hasby.

Sebagai bentuk penghargaan dan terima kasihnya tersebut, Baznas Provinsi Sultra memberikan cindera mata kepada Bupati Buteng H Samahuddin karena menjadikan ASN Buteng sebagai pelopor dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya.(uzi)