Berita Terkini
Buteng

110 Cakades di Buteng Deklarasi Damai Pilkades Serentak

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Minggu, 6 Oktober 2019 20:37 WIB · 4 menit baca
Bagikan
110 Cakades di Buteng Deklarasi Damai Pilkades Serentak
Bupati Buteng H Samahuddin bersama Cakades perwakilan tujuh kecamatan membaca ikrar deklarasi damai Pilkades Buteng 2019

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sebanyak 110 calon kepala desa (Cakades) dari 35 desa di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar deklarasi damai pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Gedung Azzahra Lakudo, Sabtu(5/10/2019).

Ikrar deklarasi damai dibacakan langsung Bupati Buteng H Samahuddin dan diikuti 110 Cakades. Disaksikan Wakil Bupati (Wabup) Buteng Kapten Inf (Purn) La Ntau, Kapolres Baubau AKBP Hadi Winarno SIK, Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Armin, Camat, Danramil dan Kapolsek se Kabupaten Buteng, serta panitia dan pengawas Pilkades.

Dalam ikrar deklarasi damai itu, para Cakades bersepakat bersama-sama akan mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan Pilkades secara damai. sopan, bermartabat, dan penuh tanggungjawab demi terselenggaranya Pilkades serentak 2019 secara demokrasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Bersepakat untuk menciptakan situasi yang kondusif selama dalam pelaksanaan Pilkades, bertekan untuk siap menang-siap kalah, dan tidak akan melakukan gugatan terhadap hasil Pilkades serentak Kabupaten Buteng 2019.

-

Bupati Buteng Samahuddin, Wabup La Ntau, dan Kapolres Baubau AKBP Hadi Winarno SIK berpose bersama perwakilan Cakades Buteng usai deklarasi damai.

Selanjutnya, perwakilan Cakades dari tujuh menandatangani ikrar deklarasi damai itu dihadapan bupati, wakil bupati, Kapolres Baubau, dan Kadis PMD Kabupaten Buteng. Diikuti para Cakades lainnya usai kegiatan deklrasi damai itu dilaksanakan.

Dalam arahannya, Bupati Buteng H Samahuddin mengatakan persaingan antara calon dalam Pilkades sangatlah ketat. Pasalnya, yang maju sebagai Cakades adalah kader-kader terbaik disetiap desanya. Namun, sebagai kepala daerah dan pembina politik di Kabupaten Buteng berpesan kepada para Cakades agar membangun komitmen bersama dengan melaksanakan kampanye secara santun dan tidak saling menghujat.

"Kampanyekanlah program-program yang baik dalam memajukan desa masing-masing agar mendapat simpatik dari warga. Hindari isu sara dan berita bohong atau saling fitnah diantara para Cakades, sehingga masyarakat terhindari dari perpecahan dan kekerasan sosial," himbau Samahuddin.

Menurut orang nomor satu di Buteng ini, masyarakat Buteng merupakan rumpun keluarga yang sudah terbangun sejak lama, utamanya di tingkatan desa. Hampir semua Cakades punya hubungan kekerabatan keluarga yang sangat dekat. Sehingga, meskipun masing-masing punya pilihan yang berbeda, ikatan kekeluargan dan hubungan silaturahim yang sudah terbina selama ini jangan sampai putus.

"Siapapun Cakades yang menang nanti, sudah menjadi takdir dan kehendak dari Allah SWT. Sehingga harus diterima dengan lapang dada oleh masyarakat maupun Cakades yang kalah," pesannya.

Samahuddin menambahkan, deklarasi damai dilakukan sebagai bentuk upaya bersama untuk mewujudkan Pilkades yang aman, damai, berkualitas, serta bermartabat di Kabupaten Buteng. Bukan hanya komitmen para Cakades saja, tapi komitmen semua lapisan masyarakat.

"Partisipasi masyarakat dalam Pilkades bukan hanya menyalurkan hak pilih suaranya saja, tetapi ikut pula menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Pilkades di desa masing-masing," harapnya.

Sementara itu, Kapolres Baubau AKBP Hadi Winarno SIK mengingatkan kepada Cakades agar apa yang sudah disepakati dalam deklarasi damai bersama, dapat diterapkan dengan baik dan disalurkan sampai kepada keluarga dan pendukungnya masing-masing di desa.

"Saya berharap, setelah deklarasi damai ini tidak muncul keributan selama proses Pilkades berlangsung di Kabupaten Buteng ini. Apabila muncul keributan dan hal-hal yang tidak dinginkan, maka menjadi tanggungjawab sepenuhnya para Caklades. Tidak ada alasan bahwa bukan dia yang menggerakan, tapi karena inisiatif pendukungnya sendiri," tegas Kapolres.

Pria dengan dua bunga melati di pundak ini, juga mengingatkan kepada tiga pilar Pilkades (panitia, pengawas, keamanan) untuk selalu membangun koordinasi dengan baik, sehingga ketika terjadi persoalan di lapangan tidak ada perbedaan pemahaman.

Sebelumnya Plt Kadis PMD Kabupaten Buteng, Armin yang juga Ketua Panitia Pilkades serentak 2019 melaporkan tahapan-tahapan Pilkades yang sudah dan akan dilaksanakan pihaknya. Sejauh ini, semua proses itu berlangsung dengan aman dan lancar. Ia pun berharap, tahapan tersisa bisa juga berlangsung aman dan lancar.

"Dari 35 desa yang mengikuti Pilkades serentak 2019, pendaftarnya mencapai 116 bakal calon. Namun enam orang digugurkan panitia melalui seleksi tertulis, karena ada desa yang pendaftarnya melebihi batas maksimal lima calon. Proses seleksinya berlangsung lancar dan aman, tidak ada kendala," lapornya.

Armin menegaskan, dari 110 Cakades yang akan dipilih pada 10 Oktober nanti, hanya 35 orang yang akan dinyatakan sebagai Cakades terpilih. "Mereka terpilih bukan karena apa-apa dan bukan karena siapa-siapa, semua karena kehendak yang maha kuasa Allah SWT," kunci Armin.(uzi)

Bagikan