Berita Terkini
Buteng

Akses Menuju Pusat Perkantoran Labungkari Sudah Terbuka

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 16 Oktober 2019 16:48 WIB · 2 menit baca
Akses Menuju Pusat Perkantoran Labungkari Sudah Terbuka
Bupati Buteng H Samahuddin bersama Sekda Kostantinus Bukide meninjau akses jalan dari RSUD tembus kawasan perkantoran Labungkari.j

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sebelum membangun perkantoran di Labungkari, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) terlebih dahulu membuka akses jalan yang menembus kawasan perkantoran tersebut. Rencananya, ada tiga akses yang akan dibuka di titik berbeda.

"Kita akan buka akses jalan dulu sebelum membangun perkantoran di Labungkari. Karena mau membangun bagaimana kalau aksesnya jalan menuju kawasan perkantoran di Labungkari itu belum dibuka. Kita sudah rancang, ada tiga akses yang tembus kawasan perkantoran itu," ungkap Kadis Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Tata Ruang (PUPRTR) Ir H Maiynu ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Titik pertama, dari Desa Wadiabero-Labungkari. Jalan ini kurang lebih sepanjang 8 KM dan sudah dibuka sekitar 3 KM lebih dari Desa Wadiabero 2018 lalu. Tersisa 5 KM lagi untuk dapat menembus kawasan perkantoran di Labungkari dan tahun 2019 ini belum dilanjutkan.

Titik kedua, dari RSUD (Lombe, Kecamatan Gu) sepanjang 2,3 KM sampai di kawasan perkantoran Labungkari. Saat ini, akses tersebut sementara dikerja dan alat berat sudah bisa tembus Labungkari.

Titik ketiga, dari kawasan perkantoran turun ke bawah tembus simpang Labungkari. Akses ini baru akan dikerja, setelah akses lainnya sudah tembus di Labungkari.

"Ketiga akses jalan tersebut, nantinya akan ketemu dalam kawasan perkantoran Labungkari dan akan jadi bundaran," jelas Maiynu didampingi Sekdin Amunuddin dan Kabid Bina Marga Hasban Mukmin.

Dari ketiga akses itu, yang sudah tembus kawasan perkantoran Labungkari adalah jalan yang dari RSUD. Jalan ini mulai dikerja dari 12 Juli lalu sampai 10 November 2019, sesuai kontrak kerja dengan target 120 hari kalender.

"Item kegiatannya tertulis pembukaan/perkerasan jalan Lombe RSUD menuju kompleks perkantoran. Pagu anggarannya Rp 2.250.000.000, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2019 dengan nilai kontrak Rp 2.204.423.000," beber Mainynu.

Mantan Kepala Bappeda dan Inspektorat Kabupaten Buteng ini membeberkan, setelah jalan RSUD-Labungkari tersebut diketahui telah tembus ke kompleks perkantoran di Labungkari, Bupati Buteng H Samahuddin langsung melakukan peninjauan lapangan untuk memastikannya.

"Bapak bupati sudah turun ke lapangan melakukan peninjauan. Harapan kita, setelah akses menuju kawasan perkantoran Labungkari sudah terbuka, pembangunan perkantoran sudah bisa dimulai 2020 nanti," tutupnya.(uzi)