Muna

Penerimaan CPNS Mubar Didominasi Guru dan Tenaga Kesehatan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 23 Oktober 2019 16:06 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Penerimaan CPNS Mubar Didominasi Guru dan Tenaga Kesehatan
cpns 2018

PUBLIKSATU, MUBAR - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 ini sudah ada bayangan. Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sudah mengeluarkan formasi kebutuhan CPNS tiap daerah termasuk Kabupaten Muna Barat (Mubar).

Dari total 450 kuota yang diminta oleh Pemkab Mubar, disetujui 211 orang yang harus diterima tahun ini. Hal itu diungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Mubar, LM. Husein Tali.

"Permintaan usulan kuota penerimaan CPNS untuk Mubar tahun ini sudah keluar. Dari 450 yang kita usulkan, alhamdulillah yang disetujui 211 orang. Penerimaan CPNS tahun ini masih didominasi tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis,"ungkapnya.

Jika tidak ada perubahan sudah ada proses tahapan yang akan dilewati bagi para pemburu NIP. Terjadwal tahapan pendaftaran akan dibuka pada November mendatang. Pengumuman tahapan seleksi CPNS ini secara terbuka bagi umum. Pemerintah pusat maupun daerah tidak menutup-nutupi seluruh rangkaian tahapan penerimaan.

"Kalau mengikuti alur tahapan, untuk pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dilakukan Februari 2020, dan pengumumannya hasil seleksi SKD Maret 2020. Jadi sudah tidak lama lagi akan dimulai prose tahapan,"katanya.

Masih ada waktu bagi peminat CPNS untuk mempersiapkan diri menghadapi perekrutan CPNS. Olehnya itu mantan Kadis Pendidikan Nasional Mubar itu menghimbau calon pelamar mempersiapkan segala ketentuan persyaratan."Kemudian mempersiapkan diri untuk menghadapi proses seleksi atau tes,"tandasnya.

Menariknya, pada penerimaan CPNS tahun ini ada perbedaan dengan tahun lalu. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mubar, Rosmasari La Ute, tahun ini tamatan SMA dapat mendaftarkan untuk mengikuti seleksi penerimaan CPNS.

"Tahun lalu lulusan SMA tidak diberi kesempatan. Sekarang mereka mempunyai kesempatan yang sama dengan para sarjana untuk mengikuti seleksi CPNS. Termasuk juga lulusan diploma. Jadi ada pemerataan dalam penerimaan CPNS tahun ini,"timpal Rosma.

Soal rincian formasi yang akan diambil dari 211 kuota tersebut, ia belum memastikan semuanya. Pihaknya belum memeriksa seluruh isi surat yang disampaikan oleh Kemenpan RB. "Pastinya tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis, masih mendominasi. Tenaga teknis ini yang dibutuhkan kisaran 60 sampai 65 orang. Tetapi nanti kita lihat kepastiannya," teran dia.(p5)

Bagikan