Pemkab Mubar Verifikasi Aset dari Muna

PUBLIKSATU, MUBAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) akan memverifikasi sejumlah aset daerah yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Muna, pada 19 September 2019 lalu. Verifikasi aset tersebut dalam rangka memastikan kondisi barang apakah sesuai dengan daftar rincian yang diterima atau tidak.
"Mulai besok (Kamis, red) aset yang diterima oleh Pemkab Mubar dari Muna, akan diverifikasi. Kita akan cocokan apakah data aset yang dikirim pihak Pemkab Muna, sesuai atau tidak. Semua jenis aset ini akan didata termasuk kondisi barangnya,"ungkap, Kepala Bagian Umum, Setda Mubar, Azhar Sarba.
Terendus kabar, bahwa ada beberapa aset yang diserahkan tersebut keberadaanya tidak terdeteksi yakni pengadaan kendaraan roda dua milik kepala desa (Kades) yang saat ini masuk wilayah Mubar. Kendaraan itu merupakan pengadaan Pemkab Mubar tahun 2009 yang ikut diserahkan menjadi aset Pemkab Mubar.
"Soal kendaraan motor milik para Kades yang ikut diserahkan belum ada bentuk fisik. Kami tidak bisa katakan bahwa itu fiktif atau digelapkan. Kepastiannya nanti setelah verifikasi aset," ujarnya.
Ia mengakui, saat penyerahan aset bentuk kendaraan dinas (Randis) hanya mobil dinas milik para camat yang ada dalam bentuk fisik. Sementara motor dinas milik para Kades tidak ada dalam bentuk fisik. Namun, dalam catatan tertera ada motor Kades milik Pemkab Muna pengadaan tahun 2009 kisaran 60 unit.
"Kalau dalam catatan ada kendaraan kades jenis motor sekitar 60 unit. Disitu tertulis tempatnya ada dikecamatan Sawerigadi semua. Jadi kita akan telusuri dulu keberadaannya. Saat penyerahan lalu, hanya mobil yang ada dalam bentuk fisik. Motor ini belum jelas,"akunya.
Itu pun mobil dinas yang diterima dari Pemkab Muna, cacat fisik. Dimana satu unit mobil keadaan mesinnya sudah tidak karuan. "Ada satu unit mobil dinas yang kami terima, sudah tidak bisa dimanfaatkan. Mesinnya terbongkar dan dihambur begitu saja didalam bak mobil,"katanya.
Menurutnya, hasil verifikasi aset tersebut akan dilaporkan kepada bagian aset Pemkab Mubar. Jika ditemukan ada jenis aset yang dianggap tidak lengkap atau kurang, maka akan dilaporkan kembali kepada pihak Pemkab Muna untuk diverifikasi kembali bersama antara Pemkab Muna dengan Pemkab Mubar.
"Hasil verifikasi akan dilaporkan kepada bagian aset. Kalau ditemukan ada ketidak jelasan barang seperti motor dinas, maka akan dilaporkan kembali kepada pihak Pemkab Muna untuk diverifikasi ulang. Sebab status aset ini akan mempengaruhi peroleh Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah didapat Pemkab Mubar," terang dia.(p5)