Berita Terkini
Muna

BPMD Mubar Minta Panitia Desa Kompak Sukseskan Pilkades

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 30 Oktober 2019 16:23 WIB · 2 menit baca
BPMD Mubar Minta Panitia Desa Kompak Sukseskan Pilkades
La Ode Tibolo

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Para bakal calon kepala desa (Cakades) di Kabupaten Muna Barat (Mubar) mulai berburu waktu menyiapkan kelengkapan berkas persyaratan pencalonan Kades. Pasalnya pendaftaran cakades telah dibuka mulai 26 Oktober dan akan ditutup 4 November 2019 nanti.

Tahapan Pilkades serentak yang rencananya akan dihelat pada Desember mendatang, bakal meriah. Karena peminat cakades tiap-tiap desa cukup banyak. Bahkan dalam satu desa itu ada yang memiliki bakal calon hingga 10 orang lebih. Disebut-sebut salah satunya Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga.

Mengantisipasi terjadinya riak-riak di Pilkades ini, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Mubar, La Ode Tibolo menegaskan kepada para panitia pemilihan tingkat desa agar konsisten dalam menyelenggarakan proses pemilihan. Mereka diminta agar tidak membuat gerakan sendiri yang dapat memicu terjadinya konflik.

"Panitia harus bekerja sesuai prosedur. Sudah ada pijakan atau regulasi dalam tahapan pemilihan kepala desa. Jangan ada yang keluar dari regulasi itu. Dan saat ini masing-masing panitia sudah dibekali dengan acuan proses pemilihan,"tegasnya.

Jauh sebelumnya, pihak BPMD dan panitia pilkades tingkat kabupaten sudah membimtek para panitia pemilihan tingkat desa tekait alur tahapan pemilihan termasuk teknis pelaksanaannya. Semua proses harus dilakukan secara transparan. Apa yang menjadi ketentuan pemilihan diumumkan secara terbuka didesa.

"Tahapan Pilkades serentak di Mubar itu sudah jelas acuannya, diatur pada Peraturan bupati (Perbup) nomor 80 tahun 2017 tentang pedoman dan tatacara pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian kepala desa. Kemudian diperkuat lagi di peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2017 tentang pedoman dan tatacara pencalonan, pemilihan, pengangkatan, dan pelantikan, serta penyelesaian sengketa pilkades. Jadi bekerja harus sesua perintah aturan itu,"ungkapnya.

Katanya, konsistensi panitia pemilihan tingkat desa akan sangat mempengaruhi proses keberlangsungan pilkades serentak di Mubar. Jika semua tahapan mengacu pada aturan, maka pihaknya optimis pelaksanaan Pilkades serentak di Mubar akan berjalan aman dan lancar.

"Kesuksesan pilkades ini tergantung panitia tingkat bawah. Kalau mereka konsisten bekerja secara profesional berdasarkan regulasi, saya yakin semua proses tahapan hingga pelantikan kades defenitif tidak akan ada masalah,"katanya.

Olehnya itu La Ode Tibolo meminta, agar panitia penyelenggara kegiatan tidak main "kong kalingkong" atau semacam manufer kepentingan untuk meloloskan salah satu kandidat. Dan apabila ditemukan ada permainan, maka pihak panitia kabupaten tidak akan segan-segan mengeluarkan orang yang bersangkutan dari kepanitiaan tingkat desa.

"Saya minta seluruh panitia di 81 desa, kompak menyukseskan pilkades serentak di Mubar. Jika ada masalah yang tidak mampu diselesaikan ditingkat desa, ada panitia kabupaten. Silahkan berkonsultasi pada panitia kabupaten agar bersama-sama menyelesaikan masalah jika itu ada,"terang, mantan Camat Tiworo Kepulauan itu.(p5)