Berita Terkini
Buteng

Buka Assesment JPTP, Sekda Buteng Minta Peserta Keluarkan Kemampuan Terbaik

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 6 November 2019 17:29 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Buka Assesment JPTP, Sekda Buteng Minta Peserta Keluarkan Kemampuan Terbaik
Sekda Buteng H Kostantinus Bukide membuka assesment JPTP di Hotel Findi Lakudo

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), H Kostantinus Bukide, membuka secara resmi Assesment Test seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Buteng yang digelar di Hotel Findi Lakudo, Selasa (5/11/2019).

Assement Test tertulis yang dilanjutkan dengan tes wawancara itu, diikuti 40 peserta yang sehari sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka diuji lima assesor dari Universitas Haluoleo (UHO) yang telah memiliki sertifikat kompetensi penguji dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sekda Buteng H Kostantinus Bukide, berharap pelaksanaan Assesment Test dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Baik tim assesor (penguji) maupun peserta senantiasa dalam kondisi sehat, sehingga dapat mengikuti semua rangkaian tahapan assesment.

"Tim assesor yang kita datangkan ini merupakan orang-orang kompeten di bidangnya dan telah memiliki sertifikat penguji dari KASN. Dari pengalaman menjadi assesor, mereka dapat mengetahui kompetensi para peserta dengan baik terhadap jabatan yang dilamarnya," ungkapnya saat memberikan sambutan.

Kepada para peserta assesment, Kostan mengakui jika mereka merupakan ASN yang secara administrasi telah memenuhi syarat untuk menjadi calon kepala dinas (Kadis). Namun secara aturan diharuskan mengikuti lelang jabatan terlebih dahulu, OPD mana yang sesuai dengan kompetensinya untuk menjadi seorang Kadis.

"Melalui assesment inilah kompetensi bapak dan ibu akan diuji. Olehnya itu keluarkan semua kemampuan yang ada pada diri bapak dan ibu. Selanjutnya serahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa untuk menentukan nasib bapak dan ibu," ujarnya.

Sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP, dirinya mengaku hanya bisa menunggu hasil yang dikeluarkan tim assesor dalam memberikan penilaian kepada para peserta selama mengikuti assesment. "Hasilnya nanti, masing-masing OPD tinggal tiga nama yang dikeluarkan atau direkomendasikan. Itulah yang akan dilaporkan Pansel kepada bupati," pungkasnya.

Dari tiga nama yang dikantongi tersebut, bupati kemudian melaporkannya kepada KASN. Selanjutnya, bupati akan memilih salah satu dari tiga nama tersebut untuk diangkat menjadi Kadis pada OPD yang dilamar nama bersangkutan.

"Bagi peserta yang belum terpilih, dapat menjadikan assesment ini sebagai sarana pembelajaran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai seorang ASN," pesan Kostan.(uzi)

Bagikan