PGRI Mubar Usul Rajiun Diberi Penghargaan, Anugrah Dwidja Praja Nugraha

PUBLIKSATU, MUBAR - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Muna Barat (Mubar) mengusulkan Bupati Mubar, LM. Rajiun Tumada untuk mendapatkan penghargaan Dwi Praja Nugraha, dari penggurus besar (PB) PGRI. Usulan untuk mendapatkan anugrah tersebut telah tiba kepada PB PGRI.
Demikian diungkapkan Ketua PGRI Mubar, Al Rahman di ruang kerjanya, Senin (10/11).
Kata Rahman, penghargaan tersebut sebagai wujud bupati yang punya komitmen dalam memajukan pendidikan serta perhatian terhadap pengajar khususnya guru. Dari seluruh kabupaten/kota di Sultra, hanya Bupati Mubar yang diusul untuk mendapatkan penghargaan Dwidja Praja Nugraha.
"Penganugrahan Dwidja Praja Nugraha akan dilakukan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI secara nasional. Tapi sebelum itu akan ada verifikasi dari PB PGRI. Tim akan turun langsung di Mubar untuk memverifikasi calon penerima," katanya.
Hasil verifikasi tersebut lanjutnya akan dilaporkan kepada tim untuk diberi penilaian apakah layak diberi penghargaan atau tidak. "Tidak akan lama lagi tim verifikasi akan turun lapangan. Sasaran pemeriksaan kepada dinas terkait yakni Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Mubar," ungkapnya.
Selaku Ketua PGRI Mubar, Al Rahman menilai bahwa Bupati Mubar, LM. Rajiun Tumada, layak untuk menyandang penghargaan Dwi Praja Nugraha dari PGRI. Karena sejak menjadi pelaksana pejabat bupati hingga menjadi bupati devenitif perhatiannya terhadap dunia pendidikan sangat luar biasa.
"Buktinya sangat jelas. Diantaranya pemberian intensif guru non PNS, serta pemberian seragam sekola secara gratis kepada pelajar tingkat SD dan SMP serta beberapa sekolah swasta di Mubar. Makanya kami dari PGRI Mubar mengusulkan pemberian penghargaan terhadap bupati kita," terangnya.(p5)