Desa Waulai Bakal Dinilai Masuk Nominasi P2WKSS

PUBLIKSATU, MUBAR - Kabupaten Muna Barat (Mubar) sudah kali ke-5 mengikuti kegiatan lomba Peningkatan Peran Wanita dalam Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Tahun 2019 ini ditunjuk Desa Waulai, Kecamatan Barangka, sebagai pewakilan desa di Mubar yang akan dinilai dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DP2KBP3A) Sunardi mengatakan, ditunjuk Desa Waulai sebagai perwakilan Mubar dalam lomba P2WKSS berdasarkan usulan tim PKK Mubar.
"Tanggal 17 November ini sudah akan dinilai dari tim propinsi. Jenis kegiatan yang akan dinilai diantaranya administrasi desa, capaian kegiatan 10 program PKK, kegiatan posyandu, pembinaan KB, dan kebersihan lingkungan di desa," ungkapnya.
Semua komponen tersebut katanya, sudah siap dinilai. Mewujudkan lomba P2WKSS ini bupati Mubar memerintahkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu menyiapkan kebutuhan desa. Jadi ketika diusul sebagai nominasi P2WKSS mewakili Mubar, sudah dilakukan penataan.
"Ditunjuk sebagai desa pewakilan P2WKSS, karena dianggap masih tertinggal. Sehingga dengan kegiatan seperti ini perlahan dilakukan penataan dan pembinaan. Tahun lalu kita tunjuk Desa Sidomakmur, Kecamatan Tiworo Tengah, sebagai perwakilan. Alhamdulillah dari beberapa kabupaten/kota,kita dapat ranking ke-7," katanya.
Dikatakan, awalnya desa Waulai ini masih cukup banyak kekurangan untuk dijadikan pewakilan P2WKSS. Diantaranya masih ditemukan rumah-rumah yang belum memiliki pagar, belum ada rambu-rambu jalan, dan kolam ikan. Sekarang kekurangan itu diadakan. Termasuk kolam ikan percontohan. "Kita lengkapi semua kekurangannya, sehingga layak untuk dinilai," tandasnya.
Sebelum dinilai Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani meninjau desa pewakilan P2WKSS tersebut. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan program ini sudah teragenda setiap tahun. Pemkab Mubar sangat mendukung. Karena manfaatnya tinggi untuk daerah.
"Kegiatan ini yang muarahnya pada pembangunan secara terintegrasi. Pembangunan itu dimulai desa. Jadi harus kita suport. Kami harapkan pembangunan didesa, bisa optimal. Desa-desa tertata dengan baik," terangnya.(p5)