Arhawi Lobi Garuda Masuk Wakatobi

PUBLIKSATU.CO JAKARTA - Memudahkan akses ke Wakatobi, Bupati H. Arhawi SE MM melobi manajemen Garuda untuk kembali masuk di Kepulauan Tukang Besi.
Kabag Humas dan Protokoler Setkab Wakatobi, Drs La Ode Ifi MM mengungkapkan, Rabu (27/11), Bupati H. Arhawi, SE, MM mendatangi Kantor Operasional Garuda Indonesia di Bandara Udara Soekarno Hatta, Cengkareng. Kedatangan bupati ke Kantor Garuda mengajak serta Ketua Umum DPP ASITA Indonesia Dr N Rusmiati, S.Si,M.Si dan Ketua DPD ASITA Sulawesi Tenggara, Rahman Rahim. Bupati dan tim diterima Direktur Niaga Garuda Indonesia Bapak Pikri Ilham Kurniansyah bersama jajarannya.
Kehadiran Bupati ke Kantor Garuda Indonesia berkaitan dengan problema yang dihadapi dalam pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Wakatobi saat ini yaitu masalah aksesibilitas atau konektivitas. Seperti diketahui saat ini penerbangan reguler ke Waktobi melalui Bandara Matahora Wangi-Wangi hanya dilayani dengan satu kali flight setiap hari dengan kapasitas 70 seat.
Pada pertemuan audiensi tersebut bupati menyampaikan perlunya dukungan dari semua pihat terkait untuk mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Wakatobi yang telah ditetapkan sebagai 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional oleh Bapak Presiden. Bupati menyampaikan harapan masyarakat Wakatobi kepada Garuda Indonesia untuk dapat mengambil peran menjadi solusi terhadap persoalan aksesibilitas hari ini ke Wakatobi.
Untuk meyakinkan Pihak Garuda Indonesia, bupati memaparkan potensi dan perkembangan kepariwisataan di Kabupaten Wakatobi saat ini serta faktor pendukung lain diperlukannya kehadiran tambahan flight ke Wakatobi termasuk data traffic penumpang di Bandara Matahora saat ini. "Sebagai 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional, atraksi wisata Wakatobi sudah tidak diragukan. Wakatobi merupakan destinasi wisata penyelaman terbaik yang sudah dikenal dunia dan terus kita promosikan," bebernya.
Infrastruktur penunjang, lanjut Arhawi, dan kesiapan destinasi secara umum juga sudah makin baik. Minat kunjungan wisata ke Wakatobi saat ini terus mengalami peningkatan. "Masalah kita hari ini adalah aksesibilitas. Kita tidak mungkin hanya dengan satu kali flight saja. Saat ini, wisatawan banyak yang mengeluh karena merasakan akses udara ke Wakatobi sangat sulit, di samping karena seat yang terbatas tetapi juga waktu tempuh perjalanan dirasakan sangat lama dengan tarif yang relatif mahal," paparnya.
"Oleh karena itu tantangannya saat ini adalah bagaimana membuat mudah orang sampai ke Wakatobi. Di samping itu sudah waktunya juga dipikirkan konektivitas perjalan wisata yang direct antara Wakatobi dengan entry point utama pariwisata Indonesia terutama Bali-Wakatobi. Untuk mewujudkan cita-cita ini kita sangat mengharapkan dukungan semua pihak terutama Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan dari Pihak Operator Penerbangan baik Garuda Indonesia maupun maskapai lainnya", ungkap bupati.
Pada kesempatan tersebut Direktur Niaga Garuda Indonesia menyampaikan menyambut baik kunjungan Bupati Wakatobi yang didampingi asosiasi usaha perjalanan wisata. Pelayanan penerbangan ke 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Nasioanal juga menjadi concern Garuda Indonesia dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Pihak Garuda Indonesia akan mempertimbangkan kelayakannya untuk percepatan pelayanan rute penerbangan ke Wakatobi. Sejalan dengan Pemerintah Daerah, Pihak Garuda Indonesia juga melihat prospek yang sama untuk pengembangan konektivitas direct flight Bali-Wakatobi sebagai jalur yang sangat potensial ke depannya apalagi saat ini sudah ada eksisting penerbangan langsung dari Denpasar ke Pulau Tomia di Wakatobi meskipun masih bersifat charter flight.
Pertemauan Audiensi terkait usulan pelayananan penerbangan Garuda Indonesia ke Wakatobi antara Bupati Wakatobi dan Direktur Niaga Garuda Indonesia kali ini menjadi lebih paripurna karena juga dihadiri bersama Pihak ASITA selaku asosiasi usaha perjalanan wisata. Peran ASITA tentu sangat strategis terutama dalam hal peran serta dan dukungan untuk mengorganisasi penyiapan paket wisata dan kunjungan wisata ke destinasi khususnya ke Wakatobi.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP ASITA Indonesia didampingi Ketua DPD ASITA Sulawesi Tenggara menyampaikan sangat mengharapkan agar penerbangan Garuda Indonesia ke Wakatobi dapat terealisasi karena Wakatobi merupakan pasar yang sangat potensial dilihat dari demand kunjungan wisata yang semakin meningkat. Oleh karena itu ASITA akan mendukung sepenuhnya dalam mengambil peran mempromosikan dan mengembangkan link perjalanan wisata ke Wakatobi sepanjang akasesibilitasnya tersedia dan mudah.(iwn)