Berita Terkini
Wakatobi

Pengolahan Ikan Kering di Desa Lamanggau, Wakatobi

Oleh Suparman · Sabtu, 8 Februari 2025 19:57 WIB · 2 menit baca
Pengolahan Ikan Kering di Desa Lamanggau, Wakatobi

TOMIA - Desa Lamanggau merupakan desa yang berada di kecamatan Tomia kabupaten Wakatobi sulawesi Tenggara, di apit oleh dua pulau besar yaitu pulau Tomia dan pulau Lentea. Masyarakat di pulau Lamanggau sebagian besarnya berprofesi sebagai nelayan.

Hasil tangkapan nelayan diperkirakan perharinya sebanyak 1-5 ton jika pengahasilan perbulan bisa sampai 10-20 ton. Sehinga desa Lamanggau merupakan pemasok ikan terbanyak di kabupaten wakatobi setelah wangi-wangi.

"Hasil penangkapan ikan di Desa Lamanggau ini sangat banyak, dari nelayan Jaring Lamba, nelayan Pemanah Ikan, nelayan pemancing Ikan Sunu Merah, dan nelayan pemancing Cakalang dan Ikan Tuna. Jika di total diperkirakan hasil tangkapan nelayan desa Lamanggau dalam sehari itu bisa sampai 5 ton" kata La Saharudi, Jumat (7/2).

Melihat potensi penangkapan ikan yang sangat besar, masyarakat Lamanggau memilih untuk mengembangkan usaha indusrti pembuatan ikan kering. Pengolahan ikan kering merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah dari tangkapan nelayan.

Proses pengolahan ikan kering yang baik dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual yang sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas proses pengolahan ikan kering dan penggunaan bahan yang tepat.

Omzet yang diperoleh pengolah ikan kering sangat fantastis. Diperkirakan bisa mencapai pulahan juta perbulannya.

Ruhani misalnya. Dalam sebulan bisa menghasilkan Rp 5 juta. Selain berprofesi sebagai pengolah ikan kering, Ruhani juga menjadi penada atau pengepul ikan kering di desa Lamanggau. Ruhani bisa memperoleh ikan kering sebanyak 1-5 ton perbulan, omzetnya sekitar Rp 10-50 juta.

Ikan kering diperoleh dari nelayan setempat dan sebagiannya dari pembuat ikan kering yang lain dengan harga per kilonya sebesar Rp 30 ribu. Setelah diolah dan di keringkan, lalu di kirim ke Flores dan Kalabahi untuk diperjual belikan.

Ekonomi Desa Lamanggau didominasi oleh sektor perikanan, dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah. Selain itu, masyarakat juga mengembangkan usaha pertanian, seperti menanam jagung, ubi, dan sayuran. Kerajinan, seperti pembuatan perahu dan alat tangkap ikan, juga menjadi sumber pendapatan masyarakat.(p12)