Berita Terkini
Muna

Desa Wakoila Fokus Peningkatan SDM Aparat Desa

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 6 Desember 2019 16:45 WIB · 2 menit baca
Desa Wakoila Fokus Peningkatan SDM Aparat Desa
Kegiatan pelatihan diselenggarakan di Kantor Balai Desa Wakoila. Diikuti 10 desa se-Kecamatan Sawerigadi, menghadirkan beberapa unsur pejabat daerah sebagai pemateri

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintah desa, Desa Wakoila Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) menggelar pelatihan tentang penataan administrasi, kepemimpinan, manajemen desa, serta penatausahaan keuangan desa.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dikantor Balai Desa Wakoila. Acara itu diikuti 10 desa se Kecamatan Sawerigadi. Pihak pemerintah desa menghadirkan beberapa unsur pejabat daerah sebagai pemateri.

Plt. Kepala Desa (Kades) Wakoila Kecamatan Sawerigadi, Burhanuddin mengatakan, dalam acara ini Desa Wakoila, sebagai penginisiasi dengan menghadirkan seluruh aparat desa se Kecamatan Sawerigadi.

"Sengaja kami mengundang seluruh desa di Kecamatan Sawerigadi. Sebab, selama ini banyak aparatur pemerintah desa yang belum paham tentang tugas dan fungsi (Tupoksi) sebagai perangkat desa. Jadi melalui acara ini kita bekali pemahaman tentang tupoksi,"ungkapnya.

Salah satu contohnya kata dia, ada perangkat desa yang belum paham tatacara pembuatan surat resmi dan tidak resmi. Mereka tidak bisa membedakan surat resmi dan tidak resmi. Kemudian sering terjadi kegagalan dalam merencanakan keuangan desa guna mendukung pembangunan desa.

"Dari sisi manajemen, perangkat desa belum paham peran dan batasan tupoksi mereka. Jadi perlu pemahaman semua. Mulai dari penataan administrasi, menajemen, kepemimpinan, maupun penataan keuangan desa,"katanya.

Melalui kegiatan tersebut Burhanuddin berharap agar kedepan para aparat desa dapat memahami tugas dan fungsinya. Utamanya dalam pengelolaan Anggaran dana desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) sebagai ujung tombak pembangunan didesa.

"Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Mulai hari ini (Kamis, red) sampai Jumat (Hari ini). Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membuahkan hasil, merubah mindset atau cara berpikir mereka dalam mengelola tata pemerintahan didesa. Kebutuhan desa dan masyarakat harus dikedepankan," terangnya. (p5)