Sukses Laksanakan P3MD, Bupati Buteng Diganjar Penghargaan dari Kemendes PDTT

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sukses melaksanakan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) di Kabupaten Buteng setiap tahunnya, Bupati Buteng H Samahuddin mendapat apresiasi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI.
Atas prestasinya itu, Bupati Buteng H Samahuddin diganjar dengan penghargaan sebagai salah satu daerah yang memiliki komitmen melaksanakan P3MD. Disamping itu, Pemkab Buteng bersama DPRD setempat dinilai punya komitmen dan dukungan yang tinggi terhadap Alokasi Dana Desa (ADD) 10 persen dari APBD sejak 2015-2019.
"Penghargaan P3MD ini kita peroleh juga karena prestasi tiga desa di Kabupaten Buteng, yakni Desa Lalibo, Desa Lanto, dan Desa Lasori yang mendapat penghargaan Indeks Desa Membangun (IDM) yang dinilai sudah maju," ungkap Bupati Buteng H Samahuddin kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (20/12/2019).
Orang nomor satu di Kabupaten Buteng ini mengaku bangga, karena dari tujuh desa di Sultra yang mendapatkan penghargaan IDM 2019, tiga diantaranya diborong Kabupaten Buteng. "Mudah-mudahan prestasi ini menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Buteng dalam memajukan desanya," harapnya.
Dalam mendukung desa-desa di Buteng melaksanakan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, dirinya akan senantiasa melakukan pembinaan dan pengawasan dibantu Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Inspektorat, dan pemerintah kecamatan.
"Selama ini kita sudah melakukan pembinaan dan pengawasan ketat terhadap P3MD yang menggunakan dana desa serta ADD di desa-desa. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan di lapangan, sampai pada pemanfaatannya di masyarakat agar benar-benar tepat sasaran yang bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tutur Samahuddin.
Dalam pembinaan dan pengawasan tersebut, dirinya selalu menekankan agar program yang dilaksanakan pemerintah desa selalu bersinergi dengan visi misi bupati, agar bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka kemiskinan menuju desda yang maju dan mandiri. "Target kita, dari tahun ke tahun desa itu mengalami perubahan dan meningkat dari desa sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju, hingga bisa menjadi desa mandiri," terangnya.
Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat, Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna (UEM, SDA dan TTG), DPMD Kabupaten Buteng, Firman Kasim, mengatakan ada empat penghargaan terkait desa yang didapatkan Kabupaten Buteng tahun 2019 ini.
Pertama penghargaan pelaksanaan P3MD yang diberikan kepada Bupati Buteng, dan tiga penghargaan yang diterima tiga desa terkait IDM. "Dari 17 kabupaten/kota di Sultra, P3MD hanya beberapa daerah saja yang dapat. Sedangkan penghargaan IDM ada tujuh, tiga diantaranya diborong Kabupaten Buteng," beber Firman.
Ketua KNPI Kabupaten Buteng ini menerangkan, penghargaan P3MD diberikan karena Kabupaten Buteng dinilai memiliki komitmen dalam mendukung pengalokasian ADD 10 persen dari APBD sejak 2015 sampai 2019, adanya regulasi pengelolaan dan penggunaan dana desa, serta pembinaan dan pengawasan bupati yang baik dibantu Dinas P3MD dan pemerintah kecamatan.
"Dari hasil kajian itu, pemerintah pusat melihat Kabupaten Buteng layak untuk mendapatkan penghargaan P3MD yang dilaksanakan dengan baik," tukas Firman.
Sementara penghargaan IDM, diberikan kepada tiga desa yakni Desa Lalibo Kecamatan Mawasangka Tengah, Desa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah, dan Desa Lasori Kecamatan Mawasangka Timur. IDM ini adalah klasifikasi desa yang setiap tahunnya mengalami perubahan dari desa sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri.
"Hasil evaluasi Kemendagri, di Provinsi Sultra ada tujuh desa yang saat ini dianggap sudah maju. Tiga desa diantaranya dari Kabupaten Buteng dan kita harapkan kedepannya bisa menjadi desa mandiri," ujarnya.
Firman berharap, tahun depan ada lagi desa-desa lain dari Kabupaten Buteng yang menyusul terhadap peningkatan perubahan klasifikasi desa ini. "Tadinya masih tertinggal menjadi desa berkembang atau dari berkembang meningkat menjadi desa maju," harapnya.(uzi)