10 Wisata Buteng untuk Dikunjungi Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

LIBURAN natal dan tahun baru, merupakan waktu santai paling mengasyikan untuk menghabiskan masa akhir tahun dan mengisi keceriaan awal tahun bersama keluarga dan teman dekat di tempat-tempat wisata menarik.
Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bisa menjadi pilihan wisata bersama keluarga maupun sahabat atau teman dekat untuk berkunjung. Tempat-tempat wisatanya terkenal keren-keren dan unik yang tidak bisa ditemukan di daerah lainnya, dijamin akan ketagihan untuk kembali berkunjung.
Sebagai rujukan untuk berwisata di daerah yang dikenal dengan julukan negeri seribu gua (Sehewu Liya) itu, Dinas Pariwisata setempat menawarkan 10 Top (Top Ten) daya tarik wisata di Kabupaten Buteng untuk menyemarakan liburan natal dan tahun baru. Anda tinggal memilih salah satu atau lebih yang menjadi favorit dari 10 destinasi wisata (DTW) tersebut.
Kesepuluh DTW itu yakni Pantai Katembe, Jembatan Cinta Ladiki, Makam Sangia Wambulu, Permandian Lakakoloto, Pantai Singku Lowu-Lowu, Pantai dan Goa Maobu, Pantai Mutiara, Pantai Wantopi, Danau Fotu, dan Pantai Bungi Talaga.
1. Pantai Katembe
Pantai yang terletak di Desa Madongka, Kecamatan Lakudo ini dikenal juga dengan sebutan pantai pasir putih karena hamparan pasirnya yang putih memanjang. Diujung pasir putih tersebut, berdiri kokoh tebing-tebing pantai yang bisa dijadikan sudut untuk berswa foto. Setelah puas mandi di lautnya, pengunjung bisa membilas diri dengan air sumur yang ada di pinggir pantai. Anehnya, air sumur tersebut rasanya tawar (Katembe) dalam bahasa daerah setempat. Inilah yang menjadi cikal bakal pantai tersebut dinamakan Pantai Katembe.
2. Jembatan Cinta Ladiki
Disebut Jembatan Cinta Ladiki karena jembatannya sengaja dibuat membentuk gambar hati (Cinta). Selain menyuguhkan pemandangan pantai, obyek wisata buatan ini memanfaatkan keindahan alam yang masih asri dengan tanaman Mangrove di pinggir pantainya. Dari celah-celah bebatuan di pinggir pantainya, mengalir air tawar yang bersumber dari mata air dalam kawasan hutan. Paling ramai dikunjungi saat sore hari, karena saat sun set tiba view-nya tepat mengenai lambang cintanya dan rugi bila tidak diabadikan dengan kamera. Jembatan Cinta Ladiki yang terletak di Desa Matawine, Kecamatan Lakudo ini dibangun dengan menggunakan dana desa 2018.
3. Makam Sangia Wambulu
Obyek wisata religi ini terletak di Desa Baruta, Kecamatan Sangia Wambulu. Didalamnya terdapat makam imam pertama Masjid Agung Keraton Buton yang dikeramatkan karena kesucian dan keilmuan agama islamnya yang mendalam. Makam Sangia Wambulu ini banyak diziarahi dari masyarakat Buton dan bahkan dari luar Buton yang memiliki hubungan erat dengan Kesultanan Buton, menjelang dan setelah lebaran Idul Fitri. Di sekitar makan ini tumbuh menjulang pohon-pohon besar yang sudah berusia ratusan tahun, menjadikannya wisata alam bernuansa religi.
4. Permandian Lakakoloto
Permandian alam ini terletak di Desa Rahia, Kecamatan Gu. Bagi anda yang gerah karena cuaca panas dan ingin menghilangkannya, sangat cocok mengunjungi Permandian Lakakoloto ini. Sebab, airnya dingin dan sejuk karena berada di bawah hamparan tebing yang menjulang tinggi di sisi kanan dan kirinya. Ditambah lagi kesejukan pohon-pohon yang menaunginya, membuat hati terasa adem.
5. Pantai Singku Lowu-Lowu
Memanfaatkan keindahan bebatuan besar yang terhampar di pinggir pantai dan tebing batu yang terlihat unik, Desa Lowu-Lowu, Kecamatan Gu akhirnya membuat jembatan kayu warna-warni yang bersiku (Singku = bahasa setempat) menuju hamparan batu-batu tersebut. Di bawah jembatan tersebut, terlihat warna laut hijau toska. Jembatan Singku Lowu-Lowu ini dibuat dengan menggunakan dana desa 2018.
6. Pantai dan Goa Maobu
Satu kawasan, dua obyek wisata. Itulah gambaran wisata Pantai dan Goa Maobu yang berada di pinggir jalan poros Desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah ini. Ada permandian goa, ada pula permandian pantainya. Dari celah batu, air di dua dua permandian ini saling tersambung. Sehingga, bila air laut sedang pasang permandian goanya terasa hambar airnya. Begitu juga sebaliknya, jika air laut surut air goanya terasa tawar. Di sekitar kawasan ini telah dibangun jalan-jalan setapak dan tempat-tempat santai untuk beristrahat menikmati pemandangan alamnya.
7. Pantai Mutiara
Disebut Pantai Mutiara karena hamparan pasirnya yang putih bak mutiara. Bila musim barat, debur ombaknya bisa dimanfaatkan untuk berselancar. Namun, bila musim teduh cukup mandi dengan ban-ban yang disewakan bersama anak-anak. Di pantai yang terletak di Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka ini telah dibangun berbagai fasilitas untuk tempat istrahat.
8. Pantai Wantopi
Sesuai namanya, pantai ini terdapat di Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur. Pantainya menyerupai pulau kecil yang dikelilingi pasir putih yang jauh menghampar ke tengah laut. Di tengah pantai ini ada lapangan futsal alami jika anda bersama keluarga atau teman-teman membuat keseruan berlibur dengan bermain bola. Ada pula sumurnya yang tawar, bila ingin membilas diri setelah mandi di air lautnya.
9. Danau Fotu
Permandian alam Danau Fotu ini terletak di Desa Kanapa-napa Kecamatan Mawasangka. Airnya yang sejuk akan membuat badan terasa segar jika langsung menceburkan diri setelah letih berjalan kaki memasukinya dari desa setempat. Tentu sangat mengasyikan mandi dalam air yang dikelilingi pepohonan yang masih asri dan hijau bersama keluarga dan teman-teman untuk seru-seruan.
10. Pantai Bungi Talaga
Pesona keindahan pantai yang terdapat di Kecamatan Talaga Raya ini tak kalah indahnya dengan pantai-pantai daerah lainnya di luar Kabupaten Buteng. Pasir putihnya yang halus dan lembut, membuat orang betah berlama-lama berbaring di atasnya tanpa alas. Maka tak heran, Pantai Bungi selalu menjadi favorit banyak wisatawan berkunjung di Pantai Bungi ini.
Itulah kesepuluh DTW yang menjadi favorit dari puluhan DTW lainnya yang tersebar di tujuh Kecamatan Kabupaten Buteng untuk dikunjungi. Namun, bagi wisatawan yang suka tantangan atau hobi snorkling, Dispar Buteng juga menawarkan adventure tourism atau wisata petualangan gua bawah air.
Wisata goa bawah air tersebut diantaranya, Goa Loba-Loba di pesisir pantai Desa One Waara, tak jauh dari Pelabuhan Wamengkoli. Ada pula Goa Oemamba di Desa Bungi Kecamatan Mawasangka Timur, dan Goa Inoli diatas Permandian Maobu di Desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah.
"Banyak DTW-DTW di Kabupaten Buteng yang bisa dikunjungi. Namun, dari sekian banyak itu kita tawarkan Top Ten yang mudah dijangkau, murah, aman dan nyaman, serta terbuka 1x24 jam," ungkap Kadis Pariwisata Kabupaten Buteng, Safrin ST Par.
Disamping itu, Top Ten DTW yang ditawarkan itu selalu mendapat pengamanan dari pihak Kepolisian karena dianggap ramai dikunjungi setiap tahunnya. Bahkan sudah menjadi program dari pihak Kepolisian sebagai pengamanan obyek vital saat libur lebaran atau tahun baru.
Pada waktu-waktu tertentu, banyak event-event budaya maupun tradisi-tradisi dari rumpun masyarakat atau desa dapat dijumpai, seperti Kamomose di Lakudo dan Kande-kandea atau Foma-Fomaa di Kecamatan Sangia Wambulu pasca seminggu lebaran Idul Fitri.(uzi)