Berita Terkini
Buteng

27 Lolos Sanggahan, Peserta SKD CPNS Bertambah 3.499 Orang

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 10 Januari 2020 13:36 WIB · 2 menit baca
Bagikan
27 Lolos Sanggahan, Peserta SKD CPNS Bertambah 3.499 Orang
Kepala BKPSDM Buteng Samrin saat memberikan sambutan pada acara penyerahan SK 80 persen CPNS 2018 Buteng.j

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Peserta Tes Seleksi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bertambah 3.499 orang dari jumlah sebelumnya yang lolos berkas 3.472 orang.

Tambahan ini menyusul adanya 27 orang yang dinyatakan lolos setelah melakukan sanggahan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) selaku panitia seleksi penerimaan CPNS di daerah berjuluk negeri seribu gua itu.

Kepala BKPSDM Kabupaten Buteng, Samrin, membeberkan ada 381 pelamar CPNS Buteng yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi setelah pihaknya melakukan verifikasi berkas. "Dari 381 itu, ada 145 orang yang melakukan sanggahan dan hanya 27 yang memenuhi syarat dan diterima, sehingga diloloskan," bebernya.

Samrin menerangkan, masa sanggahan dibuka selama tiga hari (17-19 Desember 2019). Berdasarkan jadwal, hasil sanggahan diumumkan 26 Desember 2019, namum karena ada beberapa kendala maka pengumumannya diundur pada 3 Januari 2020.

"Hasilnya 27 diterima dan diloloskan, sementara sisanya gugur dan tidak bisa lagi mengikuti tahapan selanjutnya, yakni ujian CAT SKD yang direncanakan dilaksanakan di Kabupaten Buteng karena alokasi anggaranna bersumber dari APBD," tukasnya.

Berbeda dengan 2018 lalu bersumber dari dana pusat, sehingga tempat tesnya dipusatkan di Kota Baubau yang diikuti daerah terdekat lainnya Kabupaten Buton, Buteng, dan Buton Selatan (Busel).

"Untuk tahun 2019 yang tesnya dilaksanakan 2020, lokasinya kita siapkan tiga pilihan tempat. Bisa di Gedung Serba Guna Mawasangka atau Gedung serba Guna Lombe, atau salah satu gedung di Lakudo. Tinggal kita piliih salah satu dari tiga tempat itu nantinya," tutup Samrin.(uzi)

Bagikan