Berita Terkini
Muna

Asisten I Ikut Soroti Jaringan Buruk di Mubar

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 10 Februari 2020 14:40 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Asisten I Ikut Soroti Jaringan Buruk di Mubar
ILUSTRASI

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Kondisi jaringan internet Telkomsel buruk di Kabupaten Muna Barat (Mubar) menjadi perbincangan hangat. Bukan hanya kalangan masyarakat biasa, ditingkat pejabat daerah pun menjadi bahan diskusi. Asisten I Pemkab Mubar Nasir Kola, ikut menyinggung Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mubar, Edy La Edi soal jaringan buruk di Mubar.

Melalui pesan Whatsappnya dalam group Info Publik Mubar, Nasir Kola menyinggung soal pembangunan kabel serat optik oleh Telkomsel kerjasama dengan Pemkab Mubar. Katanya, jangan jadikan pemasangan jaringan kabel serat optik sebagai alasan untuk membenarkan buruknya Jaringan Telkomsel di Mubar.

"Setahu saya pemasangan kabel serat optik itu melalui beberapa kabupaten. Dan di Mubar mulai dikerjakan sejak 2018. Katakan pekerjaan itu belum selesai sampai saat ini. Tapi sebelum pemasangan jaringan serat optik, sudah berdiri menjulang pemancar Telkomsel sebagai kebutuhan Jaringan Telkomsel agar terpenuhi dengan baik," kata dia.

Bahkan mantan Kadis Pariwisata Mubar itu melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Kadis Kominfo. Pertanyaan nya, benarkah jika disuatu daerah dikerjakan pemasangan serat optik, maka jaringan Telkomsel menjadi buruk?. Lantas untuk apa itu tiang pemancar Telkomsel yang masih berdiri tegak dengan Jaringan Internet nya yg buruk ?.

"Setahu saya, beberapa daerah lain diluar Mubar yang dilalui pemasangan serat optik seperti Baubau, Buton, Buton Tengah, Muna, Konawe Selatan dll, jaringan internetnya tidak terganggu dan tetap baik digunakan oleh masyarakat walaupun pekerjaan pemasangan serat optik itu belum tuntas,"tandasnya.

Seharusnya, jika memang di Mubar itu jaringan internetnya buruk disebabkan oleh pemasangan kabel serat optik yang belum tuntas, maka semua daerah lain yang dilalui pemasangan serat optik harusnya buruk juga jaringan internetnya. Tetapi faktanya, hanya Mubar yang mengalami nasib seperti ini.

"Daerah lain, tidak. Hal ini lah yang harusnya menjadi pertanyaan kepada pihak Telkomsel dan Instansi terkat. Semoga saja, pertanyaan ini dapat diteruskan kepada pihak Telkomsel dan Instansi terkait. Jika alasannya jaringan internet di Mubar buruk akibat pemasangan kabel serat optik, maka kenapa daerah lain yang juga sedang dikerjakan pemasangan jaringan serat optiknya jaringan internetnya tidak terganggu dan masyarakat tetap menikmati Jaringan Internet seperti biasa walaupun pekerjaan pemasangan serat optik belum tuntas," centilnya.

Secara singkat Kadis Kominfo Mubar Edy La Edi menjawab pertanyaan tersebut bahwa serat optik yang dimaksud itu jaringan lokal. Kalau yang dibangun tahun 2018 itu namanya palapa ring. "Serat optik itu akan dihubungkn ke palapa ring dan itu yang dikerja sekarang bentangan kabel oranye dari Raha (Kabupaten Muna) ke Lawa (Kabupaten Mubar)," timpal La Edi.(p5)

Bagikan