Berita Terkini
Muna

Muslimin: Menjadikan Marobea Daerah Penghasil Jagung Kuning

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 17 Februari 2020 14:29 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Muslimin: Menjadikan Marobea Daerah Penghasil Jagung Kuning
Muslimin Salim

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Ingin mewujudkan masyarakat adil makmur sehat sejahtera dan berdaya saing, menjadi nawacita bagi Muslimin Salim, saat maju bertarung pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Muna Barat (Mubar) pada 15 Desember 2019 lalu.

Muslimin Salim salah seorang kepala desa (Kades) yang dilantik Bupati LM. Rajiun Tumada, Jumat (14/2). Ia dikukuhkan sebagai Kades Marobea, Kecamatan Sawerigadi. Kini mulai menyusun rencana kerja untuk Desa Marobea 6 tahun kedepan.

"Tahap pertama setelah proses pelantikan ini sesuai dengan intruksi bupati, kami akan melakukan serah terima jabatan (Sertijab) dari pelaksana kades kepada kades baru. Tentu yang akan diserahkan ini adalah aset dan administrasi lainnya,"ungkap, Muslimin Salim.

Namun yang terpenting perwujudan program kerja. Sebab kata dia, hasrat maju sebagai calon kades saat itu ingin mengabdikan diri kepada rakyat khususnya masyarakat Desa Marobea. Sebagai bagian dari penduduk dari desa itu, tentu mengetahui keadaan di desa.

"Saya lahir dan besar didesa ini. Segala potensi desa yang harus dikembangkan saya cukup paham. Saya tau apa yang diinginkan oleh masyarakat. Tentu kedepan saya mengabdikan diri untuk mereka,"katanya.

Desa Marobea mulai dikenal sebagai penghasil jagung kuning. Rata-rata petani memanfaatkan lahan dengan menanam jagung kuning. Tentunya kedepan akan dikembangkan lagi dan menjadi komoditas unggulan di Mubar.

"Saya akan mencari terobosan untuk bisa menjalin kerjasama dengan para investor sebagai akses pemasaran hasil-hasil produksi pertanian masyarakat. Saya akan meminta dukungan dari pemerintah daerah agar bersama-sama mengembangkan jagung kuning dan menjadikan salah satu produk unggulan di Mubar,"tandasnya.

Bukan hanya masalah pertanian yang akan menjadi fokus perhatiannya. Pendidikan bagian dari terpenting dalam menjalankan roda pemerintahannya selama enam tahun kedepan. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu, berjanji akan menyediakan pakaian seragam gratis bagi anak-anak yang sekolah di taman kanak-kanak (TK).

"Tingkat SD dan SMP kan sudah disiapkan oleh pemerintah daerah pakaian seragam sekolah gratis. Jadi tinggal TK yang harus ditangani oleh desa, khusus Desa Marobea. Hal ini bagian dari sinergitas program antara pemerintah daerah dan pemerintah desa,"ujarnya.

Terkait pelayanan pemerintahan didesa, akan ada format baru. Kades maupun perangkat melayani pemerintahan dikantor desa. Jadi setiap hari kantor desa akan diisi dengan kades maupun perangkat desa. Jam kerja pemerintah desa, akan menghampiri jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jelasnya nanti di Marobea, akan banyak hal yang baru. Terkait gesekan antar pendukung saat pencalonan lalu, saya sebagai pimpinan didesa akan menetralisir semua keadaan itu. Saya sadari persatuan dan kesatuan sangat penting untuk membangun desa,"tutup, Cak Imin.(p5)

Bagikan