Samahuddin Panen Perdana Padi Buteng di Dusun Kaleleha Desa Terapung
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sebanyak tiga hektar padi di Dusun Kaleleha, Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang ditanam masyarakat setempat memasuki masa panen. Panen raya perdana pun dilakukan bersama Bupati Buteng H Samahuddin, Sekda H Kostantinus Bukide, dan Kadis Pertanian Razudin, Jumat (14/2).
Samahuddin mengaku takjub dengan potensi pertanian yang ada di kawasan Waburense, Desa Terapung tersebut dengan tanahnya yang begitu subur. "Saya yang lahir dan besar di Mawasangka ini baru pertama kali masuk di kawasan pertanian ini. Ternyata potensinya cukup bagus dan menjanjikan bagi para petani. Ini harus kita kembangkan lebih baik lagi sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Buteng," ungkapnya sebelum turun memanen padi.
Komitmen Pemkab Buteng untuk mengembangkan pertanian sebagai salah sektor unggulan, telah dibuktikan dengan upaya meminta dukungan penganggaran dari pemerintah pusat. "Tahun 2020 ini Kabupaten Buteng mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebanyak Rp 3,9 miliar untuk pembuatan irigasi di kawasan persawahan Desa Terapung ini," bebernya disambut tepuk tangan dari para petani.
Pembuatan irigasi pertanian tersebut, nantinya akan dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan sistem buka tutup. Bila air sungainya masih payau karena jaraknya dengan pantai sekitar 2 KM, Samahuddin mengusulkan agar air irigasinya diambil dari sumber Permandian Fotu yang sangat tawar.
"Nanti Dinas PU dan Dinas Pertanian lakukan studi banding ke daerah lain yang sudah berhasil mengembangkan padi sawah dekat dengan laut. Saya lihat di Bali area persawahannya dekat dengan laut, tapi padinya bagus-bagus saat panen," tutur Samahuddin.
Meskipun dirinya terbilang awam dalam bidang pertanian padi sawah, namun melihat bulir-bulir padi yang dipanen di Dusun Kaleleha, Desa Terapung tersebut sudah cukup bagus. "Tinggal ditingkatkan lagi dan area persawahannya kita tambah luasnya. Nanti Dinas Pertanian buat proposal apa saja kebutuhan alatnya, supaya kita bawa lagi ke pusat dan 2021 kita bisa dibantu lagi," tutupnya.(uzi)