Berita Terkini
Buteng

Warga Buteng Diminta Tak Panik dengan Virus Corona

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 19 Februari 2020 13:37 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Warga Buteng Diminta Tak Panik dengan Virus Corona
La Saripi

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Menyikapi penyebaran virus Corona yang terjadi di China belakangan ini dan upaya pemerintah menanggulanginya untuk tidak masuk di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) meminta warganya untuk tidak panik.

"Pemerintah pusat sudah melakukan langkah-langkah antisipasi agar virus Corona tidak sampai masuk ke Indonesia. Sehingga warga Buteng sendiri tidak perlu panik," ungkap Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Buteng, La Saripi, ditemui rekan media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Terkait isu adanya beberapa pekerja China masuk di Buteng dan bekerja di perusahaan tambang Batu gamping di Kecamatan Mawasangkan Tengah (Masteng), La Saripi mengaku pihaknya belum memiliki datanya. Untuk memastikan itu, pihaknya secepatnya akan turun ke lapangan melakukan kroscek langsung.

"Sebelum meninjau langsung ke lapangan, kami akan koordinasikan terlebih dahulu dengan pemerintah provinsi. Untuk melakukan koordinasi itu, kami sudah utus Kabid Ketenagakerjaan. Bisa jadi pemerintah provinsi akan menurunkan tim untuk mendata langsung pekerja cina di perusahaan tambang Batu Gamping di Kecamatan Masteng," bebernya.

Sejauh ini, pihaknya baru sebatas mendata tenaga ahli pada perusahaan tambang Batu Gamping di Kecamatan Masteng tersebut. "Kalau untuk pekerja, kami tidak melakukan pendataan karena memang belum beroperasi normal. Apalagi baru sebatas pembukaan lahan sebagai tambang yang masih baru," pungkas La saripi.

Untuk pendataan pekerja, pihaknya masih menunggu dari provinsi untuk sama-sama turun di perusahaan tambang Batu Gamping tersebut. "Kita masih menunggu Ibu Asnia, pengawas dari provinsi, untuk sama-sama melakukan pendataan pekerja, utamanya tenaga kerja asing dari China," jelas mantan Asisten I Setkab Buteng ini.(uzi)

Bagikan