Berita Terkini
Wakatobi

Predikat B, Akuntabilitas Kinerja Pemkab Wakatobi

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Rabu, 26 Februari 2020 04:37 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Predikat B, Akuntabilitas Kinerja Pemkab Wakatobi

PUBLIKSATU, JAKARTA–Predikat B. Itulah nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Wakatobi yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia kepada Pemkab Wakatobi.

Anugerah bergengsi itu diterima Bupati Arhawi dari Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo dalam acara Penyerahan Hasil Evaluasi SAKIP Tahun 2019 Wilayah III yang bertajuk SAKIP Award 2019 Making Changes Making History, di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Senin, (24/2).

Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengatakan Kementerian PAN-RB menargetkan seluruh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota tidak ada yang meraih nilai CC.

“Saya menargetkan tidak ada provinsi, kabupaten, kota yang meraih nilai CC. Saya targetkan tahun 2020 harus minimum B,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Tjahjo Kumolo memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang mendapatkan predikat BB, A, dan AA karena telah bersungguh-sungguh melakukan berbagai upaya perbaikan sehingga tercipta penggunaan anggaran yang lebih efektif dan efisien.

Menteri berharap, Pemerintah Daerah dengan predikat BB dan A dapat mulai berfokus pada implementasi Performance Based Organization, termasuk upaya menciptakan reward dan punishment yang berdasar pada aspek kinerja.

“Adapun bagi provinsi dan kabupaten/kota yang masih berpredikat B, saya berharap para Gubernur, Bupati, Wali Kota, dan Sekretaris Daerah untuk fokus pada upaya peningkatan ekfektivitas dan efisiensi anggaran melalui berbagai upaya, seperti penyempurnaan cascading kinerja hingga level individu; penyelesaian target kinerja tingkat pemerintah daerah melalui kolaborasi seluruh OPD atau cross-cutting program; monitoring dan evaluasi berkala atas kinerja OPD untuk mendorong pencapaian kinerja; serta pemanfaatan aplikasi perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi,” beber mantan Mendagri ini.

Selanjutnya bagi pemerintah daerah dengan predikat C dan CC, Menteri Tjahjo Kumolo sangat berharap komitmen kepala daerah untuk lebih serius lagi dalam memenuhi unsur-unsur formalitas atau pemenuhan dokumen dan ketentuan lainnya, serta meningkatkan kualitas perencanaan penganggaran dengan memastikan sasaran strategis yang jelas dan berorientasi hasil; ukuran keberhasilan yang jelas dan terukur; program dan kegiatan yang berdampak langsung bagi pencapaian sasaran pembangunan; dan rincian kegiatan sesuai dengan maksud kegiatan.

“Implementasi SAKIP ini adalah untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya kepentingan Pemerintah Daerah semata. Oleh karenanya, Kementerian PANRB terus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk tidak pernah berhenti berupaya meningkatkan kualitas implementasi SAKIP,” pungkas Menteri yang pernah memperoleh gelar Ode dari tanah Buton ini.

Apa tanggapan Bupati Arhawi? "Alhamdulillah, saat ini akuntabilitas kinerja yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi sudah baik dan ke depan harus lebih ditingkatkan,” jawabnya.(p20)

Bagikan