Muna

Ada Tambang Galian Material Tanah, Dinas PPTSP Mubar Tak Berdaya

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 11 Maret 2020 14:32 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Ada Tambang Galian Material Tanah, Dinas PPTSP Mubar Tak Berdaya
BERDEBU: Poros Watindaka, yang menjadi lokasi kegiatan penambangan material tanah. FOTO: LAGOLA/BUTON POS

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Lakanaha-Marobea, tepatnya di wilayah Watindaka. Setiap tahun ada aktivitas di sana. Puluhan mobil truk mondar-mandir di poros tersebut. Sekitar 10 Km dari badan jalan ada eksavator yang berdiri tegak menghampiri gunung-gunung.

Suara itu sampai sekarang masih terdengar. Dan mobil truk terus mondar-mandir tiap hari. Di sana ada aktivitas penggerukan material. Gunung-gunung dikuras dan diambil material untuk kepentingan proyek, yakni bahan timbunan atau pengerasan jalan.

Salah seorang pengguna poros jalan Lakanaha-Marobea, Sarfin mengaku sedikit terganggu dengan adanya galian material tanah yang tergolong tambang galian C tersebut. Karena seluruh ruas jalan tepatnya di Watindaka sekitar lokasi kegiatan dipenuhi dengan tanah. Badan jalan ditutupi dengan tanah hasil bawaan mobil truk pengangkut material.

"Hasilnya kalau hujan, jalan jadi licin seperti sekarang. Kalau kemarau berdebu. Kita pengguna jalan jadi sasaran atas kegiatan galian tanah ini. Kita lewat di jalan ini serba hati-hati takut tergelincir," ungkapnya.

Mirisnya, tidak ada pegawasan dari pihak manapun terkait dengan penggerukan tanah material tersebut. Mobil truk pengangkut material seenaknya membawa kendaraan dan tidak memikirkan pengguna jalan lain. Sering dijumpai mobil pengangkut material ugal-ugalan ketika melintasi jalan itu.

"Masalahnya mobil truk ini balap-balap saat lewat. Jadi debu berhamburan. Kita yang naik motor jadi sasaran. Kalau hujan licin, karena jalan tertimbun tebal oleh tanah hasil bawaan mobil truk. Harusnya ada yang awasi kegiatan ini. Ketika jalan licin, harus dibersihkan entah itu disiram atau dibuat seperti apa agar tidak licin," ujarnya.

Di Muna Barat (Mubar) sekarang ini ada kegiatan pekerjaan jalan nasional yakni pengaspalan jalan Lakalamba kurang lebih sekitar 1 kilometer. Jadi material tanah itu jadi bahan timbunan untuk pekerjaan jalan tersebut.

Bagikan