Berita Terkini
Muna

Tripika Wadaga Swiping Mobil dari Arah Wamengkoli

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 7 April 2020 13:07 WIB · 2 menit baca
Tripika Wadaga Swiping Mobil dari Arah Wamengkoli
DISEMPROT: Kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Perbatasan Muna-Mubar terhadap kendaraan umum. FOTO: LAGOLA/BUTON POS

PUBLIKSATU, MUBAR - Mulai pukul 07.30 Wita, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tenaga kesehatan dari Puskesmas Wadaga, Polsek Lawa, Koramil Lawa, Camat Wadaga, beserta para kepala desa (Kades) se Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat (Mubar) berbaris diperbatasan Muna dan Mubar tepatnya di Desa Lindo.

Setiap kendaraan yang melintas dari arah Wamengkoli menuju Kota Raha (Muna, red) dan Mubar ditahan. Tetapi hanya kendaraan empat saja yang ditahan. Kendaraan roda dua dibiarkan. Mobil yang ditahan itu bukan untuk diperiksa kelengkapan administrasi tetapi disemprotkan disinfektan.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona. Para petugas yang tergabung dalam tiga pimpinan kecamatan (Tripika) itu melakukan penyemprotan sampai pukul 12.00 Wita. Bukan hanya mobil yang disemprot tetapi termasuk para penumpang khususnya yang baru pulang dari luar daerah melalui Pelabuhan Murhum Kota Baubau.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Mubar, LM Ishar Masiala mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar sangat serius menyikapi adanya penyebaran Virus Corona. Pemkab akan bekerja keras untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus tersebut.

"Sudah ada posko penjagaan terpadu kewaspadaan Covid-19. Setiap posko ada penyemprotan disinfektan, meliputi posko kecamatan Wadaga, Tondasi, Pajala, Bandara, Kusambi,dan Tiworo Selatan. Jika ada warga yang baru pulang dari luar daerah akan disemprot termasuk kendaraan yang mereka tumpangi,"ungkapnya.

Kata dia, hari ini (Kemarin,red) melakukan penjagaan ketat dipusatkan pada perbatasan Muna-Mubar yang ada di Desa Lindo. Sebab bertepatan dengan masuknya kapal KM. Lambelu melalui pelabuhan Murhum Baubau. Jadi harus diwaspadai. Apalagi tersiar ada penumpang kapal KM. Lambelu yang dinyatakan positif terpapar virus corona.

"Makanya sasaran kita mobil penumpang yang dari arah Wamengkoli. Jangan sampai ada warga kita yang terjangkit virus itu. Kalau ada warga Mubar yang baru pulang dari luar daerah dengan menggunakan KM. Lambelu, kita langsung nyatakan ODP apalagi dari Nunukan,"katanya.