Pemkab Mubar Kerja Ekstra Atasi Corona
Bagikan

PUBLIKSATU, MUBAR - Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Pemkab Mubar) kerja maraton dalam mengatasi penyebaran Corona Virus Disiase (Covid-19). Tiap hari bergerak di lingkungan masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan. Diperbatasan wilayah Mubar, dibangun posko penjagaan kewaspadaan Covid-19.
Bupati Mubar LM Rajiun Tumada, memantau langsung setiap kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilakukan tiap-tiap gugus tugas. Orang nomor satu di Mubar ini mengatakan, Virus Corona sudah menjadi masalah global dan nasional bagi Indonesia.
"Kita lakukan ini sebagai upaya proses pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. Kita upayakan bekerja semaksimal mungkin mengatasi penyebaran virus ini. Setiap warga yang baru masuk dari luar daerah dinyatakan OPD dan terus dilakukan pengawasan oleh tim gugus kewaspadaan covid-19," ungkapnya.
Di Mubar sudah sekitar tiga pekan melakukan upaya pencegahan penyebaran Cirus Corona. Himbauan pemkab cukup jelas dalam mengatasi penyebaran virus ini. Penanganan Virus Corona terpusat mulai dari kebijakan presiden sampai pejabat tingkat bawah.
"Tentu ada sinergitas mulai dari pemerintah pusat sampai pemerintah tingkat bawah. Olehnya kita bentuk gugus tugas dalam rangka tindak lanjut perintah pemerintah pusat. Apa yang menjadi bagian kebijakan pusat terkait proses pencegahan kita lakukan dengan baik,"ujarnya.
Katanya, tempat-tempat umum, intansi pemerintahan, tempat ibadah, pasar, bandar udara (Bandara) disiapkan stafel atau infektan. Kemudian penyemprotan didesa. "Dalam waktu dekat ini kita penyemprotan massal kedua kalinya. Bagi yang keluar masuk hentikan dulu,"katanya.
Soal kebijakan anggaran menurut mantan Kasatpol PP Sultra itu, dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Sudah ada dana awal tak terduga sekitar Rp 600 juta. Tinggal mencari tambahan. Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah diberhentikan. Kecuali pendidikan dan kesehatan.