Satu Warga Eks Penumpang KM Lambelu Diserang Demam, Hasil Rapid Test Negatif
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Tercatat ada 161 warga Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang menumpang kapal Pelni KM Lambelu saat pulang di kampung halamannya masing-masing pada 6 April 2020 lalu. Semuanya dimasukan dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh satuan tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Buteng.
Beberapa hari kemudian, satu diantaranya anak Balita berumur dua tahun sembilan bulan, tiba-tiba diserang demam. Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Buteng langsung melakukan Rapod Test terhadap Balita tersebut, termasuk ibu dan kakaknya yang sama-sama menumpang KM Lambelu. Hasilnya, negatif dan sang Balita sendiri ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ringan.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Buteng, dr Karyadi, mengungkapkan hasil Rapid Test dikeluarkan pihaknya pada Selasa (14/4/2020) terhadap satu keluarga tersebut. "Kita lakukan Rapid Test karena Balitanya dilaporkan diserang demam dengan suhu 39 derajat celcius. Hasilnya negatif dan kita kategorikan PDP ringan," beber Karyadi kepada sejumlah media saat ditemui di kantor bupati, Rabu (15/4/2020).
Karyadi menambahkan, Rapid Test juga tak hanya dilakukan pada Balita tersebut, termasuk ibu dan saudara atau kakak Balita itu menjalani Rapid Test dan hasilnya negatif. Meskipun demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan ketat dan akan memeriksa kembali 10 hari kedepan untuk mengetahui perkembangannya.
"Hasil Rapid Test virus corona tak bisa memastikan seseorang itu positif mengidap Covid-19 atau tidak. Makanya harus dilakukan pemeriksaan lanjutan. Satu keluarga ini akan kita lakukan pemeriksaan kembali 10 hari kedepan," timpal Karyadi.
Saat ini, satu keluarga dari Kecamatan Mastim tersebut dilakukan isolasi mandiri di rumah sendiri dengan pengawasan dan kontrol dari petugas Puskesmas setempat.(uzi)